Lokasi: Gaya Hidup >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Gaya Hidup68256 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/khqu2hsvo.html
Sebelumnya: Fatih Unru Ragu Akting Usai Sang Ayah Meninggal
Berikutnya: Daftar 26 Pemain Skotlandia Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
Autopsi Mayat Wanita Serang Tergantung Temukan Kejanggalan
Gaya HidupWarga berinisial RN (50) pertama kali menemukan korban setelah mendapat informasi dari anak-anak yang bermain di sekitar lokasi pada Senin (18/5/2026) sekira pukul 17. 00 WIB....
Baca SelengkapnyaKapolri Bekali Seragam Taktis Anti Bom Molotov untuk Polri
Gaya HidupKepolisian menerapkan peralatan pelindung tambahan demi meningkatkan keamanan anggota saat menghadapi potensi ancaman fisik di lapangan. Ketua Koordinator Nasional (Kornas) Presidium Pemuda Timur, Sandri Rumanama menyampaikan dukungan atas kebijakan tersebut....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca 19-25 Mei 2026: Gelombang Atmosfer Pengaruhi Hujan
Gaya HidupPada periode 19-25 Mei 2026, sejumlah faktor mempengaruhi pola cuaca di Indonesia sehingga meningkatkan peluang terjadinya hujan. Kelembapan udara yang cukup membuat kondisi atmosfer mendukung bagi pertumbuhan awan konvektif....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
- Menkum: Revisi UU Polri Atur Penempatan Polisi Aktif di Jabatan Sipil
- Prabowo Tak Usik Tender Proyek PDIP, Pesan Moral Demokrat
- Menhan Sebut Batalyon Teritorial Turunkan Kasus Begal
- Prakiraan Cuaca Ternate Rabu, 20 Mei 2026: Hujan Ringan
- Menkes Budi Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Gelar
Artikel Terbaru
Jokowi Blusukan Keliling Indonesia Mulai Juni 2026
Razman Nasution Tantang Roy Suryo Cs Hadapi P21 Ijazah Jokowi
Ramalan Rezeki Jodoh Weton Jumat Wage Warigalit
Hukum Kurban untuk Orang Meninggal, Apakah Sah?
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
KPK Selidiki Penukaran Valas Tersangka Suap Bea Cukai
Tautan Sahabat
- Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan, Aditya Ungkap Pesan Terakhir
- Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
- Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin Buka Suara
- Ahmad Dhani Bujuk Safeea Korban Bully, Sebut Haters Deterjen 78
- Calvin Dores Jual Mata demi Masa Depan Anak
- Brandon Salim Bahagia Arsenal Juara Premier League
- Olla Ramlan Rela Dipaket Bundling Bersama Tristan Molina
- Ibu Bastian Steel Menangis, Sitha Marino Ingin Tinggal Berdua
- Maia Estianty Bantah Beri Rumah untuk Al dan Alyssa
- Ry Hyori Rilis 'Pacar Pacaran', Kisah Hubungan Tanpa Kepastian