Lokasi: Berita >>
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 273 Uji Kompetensi
Berita27662 Dilihat
RingkasanKunci jawaban IPS kelas 8 halaman 274 untuk soal Uji Kompetensi bagian pilihan ganda membahas kebijakan Jepang selama masa pendudukan di Indonesia. Pada soal nomor 9, siswa diminta menjawab tentang pengerahan tenaga rakyat yang sangat menyengsarakan oleh pemerintah pendudukan Jepang, yaitu romusha atau kerja paksa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-UJIAN-02.jpg)
Kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 274 untuk soal Uji Kompetensi bagian pilihan ganda membahas kebijakan Jepang selama masa pendudukan di Indonesia. Pada soal nomor 9, siswa diminta menjawab tentang pengerahan tenaga rakyat yang sangat menyengsarakan oleh pemerintah pendudukan Jepang, yaitu romusha atau kerja paksa. Sementara itu, soal nomor 10 menanyakan organisasi bentukan Jepang sebagai pengganti Gerakan 3A yang gagal mencapai tujuannya, yaitu Putera (Pusat Tenaga Rakyat).
Kunci jawaban ini dapat digunakan sebagai bahan belajar dan evaluasi setelah siswa mengerjakan soal secara mandiri. Materi tersebut mencakup dampak kebijakan Jepang seperti romusha yang menyebabkan penderitaan rakyat, serta upaya Jepang membentuk organisasi seperti Putera untuk memobilisasi dukungan. Dengan memahami jawaban ini, siswa diharapkan mampu mengidentifikasi bentuk eksploitasi dan propaganda selama masa pendudukan.
Pembahasan soal Uji Kompetensi IPS kelas 8 ini relevan untuk memperkuat pemahaman sejarah Indonesia di bawah penjajahan Jepang. Jawaban yang benar untuk nomor 9 adalah romusha, sedangkan untuk nomor 10 adalah Putera. Kedua jawaban ini mencerminkan realitas pahit kerja paksa dan strategi politik Jepang yang gagal, sekaligus menjadi bahan evaluasi penting bagi siswa dalam mempelajari dampak kolonialisme.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/k5ce2jjee.html
Artikel Terkait
Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
BeritaFederasi Sepak Bola Curaçao memutuskan berpisah dengan pelatih Fred Rutten setelah muncul tekanan besar dari para pemain dan sponsor. Negara debutan Piala Dunia itu mengalami drama internal yang membuat Rutten mundur dari jabatannya karena pemain tidak puas dengan metode pelatihannya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIHSG Ambrol 3,37 Persen pada 21 Mei 2026
BeritaIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambles 212,88 poin atau 3,37 persen ke level 6. 105,623 pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026, turun tajam dari posisi penutupan sebelumnya di 6....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
BeritaGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada 2026 diperkirakan tetap berada dalam kisaran asumsi APBN, yaitu antara Rp16. 200 hingga Rp16....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Persis Solo Kalahkan Dewa United 1-0, Jaga Asa
- Pemerintah Percepat Pengolahan Sampah TPA Jadi Energi
- Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
- Dendam Pemicu, Pelaku Pembakar Mobil Kades Hoho Ditangkap
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
Artikel Terbaru
D'MASIV Resmi Indie, Tinggalkan Label Musik Demi Mimpi
Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
Prabowo Targetkan Rupiah Rp16.800-17.500 pada 2027
ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
Mitrabara Andalkan Stok Batubara Hadapi Pembatasan RKAB 2026
Tautan Sahabat
- ART Tersangka Kematian Bocah 11 Tahun Akibat Pengobatan Mistik
- 4 Pelaku Ditangkap, 2 Buron dalam Pengeroyokan Buruh Sukabumi
- Pria Ngaku Polisi di Garut Rusak Rumah Anggota DPR
- SMAN 1 Sambas Hapus Pernyataan Sikap Soal LCC MPR
- Mike Tyson, Sapi 1,05 Ton Bantuan Prabowo untuk Tarakan
- Polisi Tangkap Pria di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
- Peringatan Dini Hujan: Jateng Waspada, Kalbar Siaga
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Bengkulu dan Jawa Tengah
- Pemkab Dogiyai Temukan Kebocoran Anggaran Rp 3,7 Miliar
- Ayah di Bandung Sekap Anak dan Ancam Bakar Rumah