Lokasi: Properti >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Properti72158 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/k52a7300x.html
Artikel Terkait
Roberto Martinez Latih Portugal di Piala Dunia 2026
PropertiRoberto Martinez lahir pada 13 Juli 1973 di Balaguer, Spanyol dan saat ini berusia 52 tahun. Sebelum menjadi pelatih, Martinez memulai kariernya sebagai pemain sepak bola profesional....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
PropertiDua wakil Indonesia langsung berhadapan dengan pemain unggulan pertama di sektor masing-masing pada turnamen Super 500. Dari sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting mendapatkan lawan sang raja bulu tangkis dunia, yakni pemain peringkat 1 dunia Shi Yuqi....
【Properti】
Baca SelengkapnyaDuel 10 Lap Ketat Warnai Kejurnas Motoprix 2026
PropertiMotoprix 2026 resmi bergulir di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 9–10 Mei 2026. Ajang ini tidak hanya menyajikan duel sengit di lintasan, tetapi juga menunjukkan keseriusan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam mencetak talenta muda menuju kancah internasional....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dewi Perssik Kurban 2 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026
- Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
- Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
- Amna Al Qubaisi, Pebalap Perempuan Tunggal di Porsche Carrera Cup Asia
- Terdakwa Ibrahim Pejamkan Mata Sebelum Vonis Chromebook
- Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
Artikel Terbaru
Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
Klasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
Jorge Martin Buru Gelar Juara MotoGP 2026, Bagnaia Ingat 2024
Rebalancing MSCI Dinilai Dorong Penguatan Pasar Modal
Leo/Daniel Beber Kunci Juara Thailand Open 2026
Tautan Sahabat
- Pramono Anung Kaget Antusias Warga Uji Coba CFD
- Polisi Selidiki Child Grooming, Yayasan Nonaktifkan Kepsek
- Brimob Bersenjata Jaga Markas Judi Online Hayam Wuruk
- Begal Kebon Jeruk Ditangkap, Tiga Pelaku Masih Buron
- Kadin Jaktim Anta Ginting Dorong Pengusaha Lokal Jadi Pilar Ekonomi
- Libur Panjang, 32 Ribu Pengunjung Padati Ragunan
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
- 3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
- Bareskrim Bongkar Siasat Kode Merah Narkoba 12 Tahun
- BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan Selasa, 12 Mei 2026