Lokasi: Kesehatan >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Kesehatan46 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jzvb07yzp.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
KesehatanTasya Kamila kembali menjadi sorotan setelah lagu lawasnya, "Say No", yang dirilis pada 4 November 2011, mendadak viral di TikTok sebagai latar konten lipsync dan video estetik. Lagu bergenre pop ceria ciptaan Cahyo "The Face" ini bercerita tentang penolakan terhadap lelaki buaya darat yang jago merayu, dan kini menjadi ekspresi percaya diri anak muda setelah 15 tahun berlalu....
Baca SelengkapnyaIran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
KesehatanGencatan senjata mulai berlaku pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal mencapai kesepakatan yang langgeng. Gencatan senjata tersebut kemudian diperpanjang oleh Presiden AS sejak 13 April 2026, dan AS telah memberlakukan blokade angkatan laut yang menargetkan lalu lintas maritim....
Baca SelengkapnyaPemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
KesehatanMenteri Pendidikan Meksiko, Mario Delgado, memutuskan untuk tidak memajukan jadwal kelulusan sekolah meskipun Piala Dunia 2026 akan segera digelar. Keputusan yang diumumkan pada Senin (11/5/2026) waktu setempat ini diambil setelah usulan pemajuan jadwal kelulusan demi menyambut gelaran Piala Dunia menuai gelombang protes dari kalangan orang tua murid....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ratu Meta Sindir Janji Manis di Lagu Baru
- IRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
- India Siap Terima Sistem S-400 dari Rusia
- Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
Artikel Terbaru
Wagub Babel Divonis 4 Bulan Penjara Gara-Gara Tagihan Hotel
PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik
Trump Pilih Mahmoud Ahmadinejad Pimpin Iran Pasca Perang
Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART dan CCTV
Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
Tautan Sahabat
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Bahlil: Aturan Ekspor Satu Pintu Tak untuk Hulu Migas
- Toyota Pamer Ekspansi Spare Parts T-OPT di INAPA 2026
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- BTN Raup Laba Rp1,45 Triliun, Naik 43,8 Persen
- J&T Express Rilis Laporan ESG Global 2025
- Bank Raya Gelar RUPST 2026, Saham Setujui Agenda Strategis
- Prabowo Targetkan Rupiah Rp16.800-17.500 pada 2027
- Integrasi Perbankan dan Aset Digital Permudah Investasi