Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Berita13 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jlexeaybv.html
Artikel Terkait
Persik vs Persija 1-3, Macan Kemayoran Akhiri Liga 1 di Tiga Besar
BeritaPersija Jakarta menundukkan Persik Kediri dengan skor 4-1 dalam lanjutan Liga 1 2023/2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu (27/4/2024). Persik sebenarnya mampu unggul lebih dahulu lewat sundulan Jose Enrique pada menit ke-24, namun keunggulan tersebut hanya bertahan dua menit....
【Berita】
Baca SelengkapnyaHari Kebangkitan Nasional 20 Mei: Sejarah dan Maknanya
BeritaHari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk mengenang lahirnya semangat persatuan, nasionalisme, dan perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan. Organisasi Budi Utomo dianggap sebagai tonggak awal munculnya kesadaran nasional di Indonesia....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
BeritaPemerintah menegaskan penilaian ketahanan pangan tidak bisa hanya didasarkan pada komoditas seperti gandum yang secara agroklimatologis belum optimal diproduksi di dalam negeri. Kebijakan swasembada pangan tetap berjalan melalui penguatan produksi domestik, peningkatan cadangan pangan nasional, serta percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 2025....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kode Redeem FF 10 Mei 2026, Klaim Bundle & Emote Eksklusif
- Sidak KSP Temukan Dapur Tak Layak, Audit Nasional Digelar
- Pemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
- Gus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
- Ronaldo Dipanggil Portugal ke Piala Dunia 2026, Pecah Rekor
- WNI Relawan Gaza Ditangkap Israel, TB Hasanuddin Desak Diplomasi
Artikel Terbaru
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
Prabowo Serahkan 6 Rafale dan Radar Canggih ke TNI
KPK Periksa 8 Pejabat RSUD Cilacap soal Dugaan Pemerasan THR
20 Mei 2026 Hari Kebangkitan Nasional Indonesia
Newcastle Kalahkan West Ham, Tottenham Semakin Dekat Bertahan
Peringatan Cuaca 6 Ibu Kota Jawa Besok Rabu
Tautan Sahabat
- AKP Yohanes Bonar Tersangka Narkoba, Baru 5 Bulan Menjabat
- Prakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana dan Fakfak Berawan Tebal
- Prakiraan Cuaca Bandung Raya Rabu: Sumedang Cerah, Bandung Hujan
- Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir
- Daun Jambu Mete Disulap Jadi Kain Jutaan Rupiah, Diburu Turis
- Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
- Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
- Cuaca Malang dan Batu Besok, Hujan Siang-Malam
- Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
- Senggolan Saat Joget Picu Oknum TNI Tembak Rekan di Kafe