Lokasi: Berita >>
SPMB Surabaya 2026 Jenjang TK Tanpa Tes Akademik
Berita1 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka penerimaan SPMB Kota Surabaya 2026 untuk jenjang TK dengan menyediakan kuota jalur reguler dan jalur inklusi bagi kelompok usia tertentu. Kebijakan ini diumumkan melalui laman resmi sebagai upaya pemerataan akses pendidikan sejak dini di ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-SURABAYA-TK-2352343223.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka penerimaan SPMB Kota Surabaya 2026 untuk jenjang TK dengan menyediakan kuota jalur reguler dan jalur inklusi bagi kelompok usia tertentu. Kebijakan ini diumumkan melalui laman resmi sebagai upaya pemerataan akses pendidikan sejak dini di ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut.
Jalur reguler diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memenuhi persyaratan usia sesuai ketentuan, sementara jalur inklusi memberikan kesempatan bagi anak berkebutuhan khusus untuk mengikuti proses belajar di sekolah umum. Setiap sekolah yang ditunjuk memiliki alokasi kuota terbatas yang harus diperebutkan oleh orang tua atau wali murid selama periode pendaftaran.
Informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran SPMB Kota Surabaya 2026 jenjang TK dapat diakses melalui portal resmi yang telah disediakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Orang tua diimbau untuk memantau pengumuman secara berkala agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jisjvg2db.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Berikutnya: PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
Artikel Terkait
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
BeritaToyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaHeri Black Bungkam Usai Diperiksa KPK, Bantah Urus Perkara
BeritaHeri Susanto, bos PT Putra Srikaton Logistics (PSL), diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Pengusaha yang dijuluki "Crazy Rich Semarang" ini enggan memberikan penjelasan rinci saat keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 3 Februari 2025....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKPK: Monopoli BPK Hitung Kerugian Negara Hambat Korupsi
BeritaKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mewanti-wanti kebijakan baru berisiko menyulitkan dan menghambat proses penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia. Asep mengingatkan bahwa hambatan proses penegakan hukum sangat mungkin terjadi jika perhitungan kerugian negara hanya bergantung pada satu pintu....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lewandowski Rival Ronaldo, Al Hilal Siapkan Gaji Rp1,8 Triliun
- Pimpinan Komisi I Minta Pemulangan Relawan Gaza Dikawal
- Pemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
- Tani Merdeka dan APPSI Dukung Ekonomi Kerakyatan Prabowo
- Al Nassr Santai, Al Hilal Tegang Ditinggal Inzaghi
- TAUD Curiga Kasus Andrie Yunus Dihentikan di Puspom TNI
Artikel Terbaru
Taisei Marukawa Beri Kode Naturalisasi ke PSSI
MK Tolak Gugatan UU LLAJ, Dorong Deteksi Kantuk Sopir
Korlantas Luncurkan SIM Digital dan ETLE Drone di 2026
8 Golongan Berhak Terima Daging Kurban dalam Islam
Ahmad Dhani Sindir Orang Kaya Tak Keluar Uang di Nikahan El Rumi
Kapolri Buka Suara Jabatan Kapolda Metro Jaya Bintang Tiga
Tautan Sahabat
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh