Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Berita84 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jg2mc75cw.html
Artikel Terkait
BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
BeritaPengurus Daerah BRN Korda Bali menggaungkan misi memperkuat ekosistem bisnis rental mobil yang aman sekaligus memberantas jaringan mafia gadai kendaraan dalam momentum Rakernas DPP BRN 2026. Ketua BRN Korda Bali, Gung Rai, menegaskan rakernas tahun ini harus menjadi momentum penting melahirkan program kerja yang tidak hanya indah di atas kertas, namun berkomitmen tinggi dan realistis untuk dieksekusi di lapangan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
BeritaDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
BeritaOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global setelah dugaan kasus wabah misterius menembus angka 500 dengan 130 kematian per Selasa (19/5/2026). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui keputusan ini diambil tanpa melalui sidang komite darurat resmi karena kecepatan dan skala epidemi yang mengkhawatirkan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Pratama Arhan Go Public, Panggilan Sayang Terungkap
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Artikel Terbaru
Eza Gionino Kekeh Tak Cerai, Masih Suami Meiza Sah
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
Tautan Sahabat
- 14 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup 2026
- Jojo Tenang ke Semifinal, Ubed Singkirkan Lakshya Sen
- Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
- Malaysia Masters 2026: Hanya Lanny/Apriyani ke 16 Besar
- Kontrak Marquez di Ducati: Klausul Pensiun Tanpa Penalti
- Rexy Mainaky Target All Malaysian Final di Malaysia Masters 2026
- Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
- Leo/Daniel Selamatkan Indonesia, Denmark Juara Thailand Open 2026
- Martin Cs Berpeluang Lanjutkan Estafet Espargaro
- Thailand Open 2026: Banyak Unggulan Tumbang di 16 Besar