Lokasi: Travel >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Travel937 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jbysduuns.html
Artikel Terkait
Tasya Farasya Cari Pasangan Tak Toxic Usai Cerai
TravelMajelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan membacakan putusan tersebut. Kegagalan dalam rumah tangga tidak membuat Tasya Farasya trauma....
【Travel】
Baca SelengkapnyaHipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
TravelPeningkatan kasus penyakit jantung pada anak muda menjadi alarm serius bagi Indonesia. Para ahli medis mengungkapkan lonjakan ini berkaitan erat dengan buruknya pola hidup masyarakat modern saat ini....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
TravelWHO merilis laporan yang menyoroti bahaya rokok elektrik atau vape yang dipasarkan dengan rasa manis menyerupai permen dan buah-buahan, terutama karena strategi ini menargetkan anak muda dan remaja. Laporan tersebut dirilis menjelang Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati setiap 31 Mei, dengan fokus tahun ini pada kecanduan nikotin....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Messi Mungkin Tak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
Artikel Terbaru
Arsenal Juara Liga Inggris, Man City Tertahan di Bournemouth
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Waspada Cuaca Ekstrem: Jatim Hujan Sangat Lebat Besok
BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
Tautan Sahabat
- Purbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Pemerintah Percepat Pengolahan Sampah TPA Jadi Energi
- Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Biaya Jual Mahal di Marketplace Keluhkan Pelaku UMKM
- Prabowo Dorong Industrialisasi, Kemenperin Target Indonesia Produsen
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
- OJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok