Lokasi: Olahraga >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Olahraga59 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/j7cbq6igm.html
Artikel Terkait
Lille Finis Ketiga, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
OlahragaCalvin Verdonk mencatatkan 786 menit bermain dalam 18 penampilan pada musim pertamanya bersama Lille di Ligue 1. Bek berusia 29 tahun asal Belanda itu juga tampil dalam tujuh kesempatan di Liga Eropa....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaMenkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
OlahragaMenteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan rencana pemerintah untuk mewajibkan pencantuman nomor telepon dalam re-registrasi pengguna media sosial guna memperjelas identitas. "Ini juga hal yang mungkin belum kita laporkan terkait rencana re-registrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas," kata Meutya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin (18/5/2026)....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaGoogle Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
OlahragaDave Jones, seorang insinyur, memperingatkan pengguna Gmail bahwa akun mereka secara otomatis diikutsertakan untuk mengizinkan Google mengakses pesan pribadi dan lampiran guna melatih model AI. "Pesan penting untuk semua pengguna Gmail....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Seo Seung-jae Pulangkan Ubed di Thailand Open 2026
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
- Kode Redeem FC Mobile 13 Mei 2026: 1.000 Gems & 5 Juta
- Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Ganda Campuran Absen
- Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
Artikel Terbaru
Kode Redeem FF 10 Mei 2026, Klaim Bundle & Emote Eksklusif
Spotify Sempat Error, Kini Kembali Normal
Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
Klasemen MotoGP 2026: Diggia Teror Martin Usai Kecelakaan Marquez
Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
Tautan Sahabat
- Lelang Harley Davidson Rajo Emirsyah Capai Rp87 Juta
- 100 Ucapan Harkitnas 2026 Penuh Makna untuk Medsos
- Hukum Kurban Kambing Betina dalam Islam
- Hery Susanto Diperiksa Majelis Etik Ombudsman 25 Mei 2026
- Video Gubernur BI soal Staf Menkeu Purbaya Dibantah Kemenkeu
- Rupiah Melemah, DPP GMNI Soroti Ekonomi Nasional Rentan
- 3 Juri Lomba 4 Pilar MPR Dinonaktifkan, Ini Profilnya
- Jurnalis dan Aktivis Indonesia Difoto Sebelum Ditangkap Israel
- Jaksa KPK Hadirkan Eks Pimpinan PN Depok di Sidang Suap
- KPK Sita Ponsel Pengusaha Pacitan Citra Margaretha