Lokasi: Pendidikan >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Pendidikan52382 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/j4ockbcwk.html
Artikel Terkait
Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
PendidikanPerdebatan baru muncul di kalangan militer dunia setelah serangan udara AS terhadap jaringan fasilitas bawah tanah di Isfahan tidak mampu melumpuhkan aktivitas militer Iran. Isfahan, yang dikenal sebagai kota bersejarah dengan arsitektur Persia, ternyata merupakan jantung kompleks militer-industri Iran yang dilindungi oleh pegunungan Zagros....
Baca SelengkapnyaBabinsa Cabuli Anak SD di Konawe Selatan Ditangkap
PendidikanSertu MB, oknum TNI yang kabur saat pemeriksaan internal di Kodim 1417/Kendari, akhirnya ditangkap tim gabungan di Bone pada Selasa, 19 Mei 2026 pagi pukul 07. 30 Wita....
Baca SelengkapnyaJokowi Yoga di Solo Jelang Safari Keliling Indonesia Juni
PendidikanDevi Putri, perwakilan panitia kegiatan, menyampaikan sekitar 25 peserta mengikuti sesi yoga yang digelar di lokasi dengan suasana asri. Peserta datang dari berbagai daerah seperti Ponorogo hingga Semarang....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jannik Sinner, Djokovic, Zverev Raih Keuntungan di Roland Garros 2026
- Gempa M4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
- Kasus Hantavirus di Kalbar, Pasien Sakit Bawaan Meninggal
- ART Tersangka Kematian Bocah 11 Tahun Akibat Pengobatan Mistik
- Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
- Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
Artikel Terbaru
Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
Rico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD
Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
Prakiraan Cuaca Banyumas, 15 Mei 2026: Hujan Merata
Tautan Sahabat
- Pimpinan DPR Soroti Derita Guru Akibat Implementasi Daerah
- MK Soroti QR Code Produk Makanan Tidak Aktif
- Upacara Harkitnas 2026 Resmi dari Komdigi, Lengkap Doa
- Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei: Sejarah dan Maknanya
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta ke Bandar Narkoba
- Rafale dan Radar GM403 TNI AU Terparkir di Halim
- Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H/2026
- 75 Link Twibbon Harkitnas 2026 dan Cara Unggah
- Jokowi Keliling Indonesia: Blusukan Biasa atau Politik?
- Pembubaran Film 'Pesta Babi' Dinilai Tutupi Ketidakadilan Papua