Lokasi: Bisnis >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Bisnis61548 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/itt72owdc.html
Artikel Terkait
Ayu Aulia Dituding Duta Halusinasi Usai Akui Hubungan dengan Pejabat R
BisnisSeorang wanita asal Bogor, Jawa Barat bernama Ayu viral setelah mengunggah pengakuan mengejutkan di media sosial. Ayu membongkar hubungan tidak sahnya dengan seorang pejabat berinisial R....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaProtein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
BisnisDosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dr. Yulia Afrina Nasution, M....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
BisnisNadia mengungkapkan data International Health Metrics dan Survei Kesehatan Indonesia terbaru menunjukkan prevalensi tekanan darah tinggi di Indonesia mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sekitar 50 hingga 60 juta penduduk Indonesia menderita tekanan darah tinggi, berdasarkan temuan survei tersebut....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jejouw Kepincut Mercedes Rp 8 M Harvel Moeis di Pameran Kejagung
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
Artikel Terbaru
Inul Daratista Murka Dituding Oplas Hidung
80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Peringatan
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Tautan Sahabat
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
- Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
- Ibu Sunarsih Raih Sukses Katering Berkat Modal KUR BRI
- RI-Singapura-Malaysia Hidupkan Lagi Kerja Sama SIJORI
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- Prabowo Hadiri Rapat DPR untuk Jawab Keraguan Pasar Fiskal