Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Travel54 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/iteasadzd.html
Artikel Terkait
Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
TravelNegara-negara Teluk seperti Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Arab Saudi mulai beralih ke Turki untuk memenuhi kebutuhan alutsista militer mereka akibat lambatnya pengiriman senjata dari Amerika Serikat yang dipicu penumpukan pesanan yang mengular. Meskipun negara-negara Teluk memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, mereka kini menghadapi tantangan serius dari serangan drone jarak jauh Iran yang mampu melumpuhkan sistem radar....
【Travel】
Baca SelengkapnyaHeru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
TravelHeru dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap isu kemanusiaan dalam kesehariannya. Harfin Naqsyabandy, kerabat dekatnya, menyatakan keputusan Heru berangkat ke wilayah konflik berisiko tinggi murni didasari niat baik dan tekad pribadi....
【Travel】
Baca SelengkapnyaMurray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
TravelDepartemen Kesehatan Wilayah Utara menyebut kasus ini sebagai bagian dari peningkatan risiko penyakit yang dibawa nyamuk. TRT World melaporkan bahwa kasus ini muncul setelah virus MVE sebelumnya terdeteksi pada populasi nyamuk di Darwin, ibu kota wilayah tersebut....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
- Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
- Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
Artikel Terbaru
Bosnia Panggil 26 Pemain Piala Dunia 2026, Dzeko dan Rekan Idzes Masuk
Penasihat Iran Kirim Peringatan ke Trump Sebelum Lawatan ke China
Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
FIBA Tunjuk XTB sebagai Sponsor Global Piala Dunia Basket
Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
Tautan Sahabat
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Bujuk Iran
- Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- Aturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan
- Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif