Lokasi: Berita >>

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka, Tersedia 3 Jalur

Berita68 Dilihat

RingkasanPembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS. Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK....

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka,<strong></strong> Tersedia 3 Jalur

Pembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS.

Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK.

Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS disediakan bagi lulusan pendidikan menengah atau sederajat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Tags:

Artikel Terkait

  • Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan

    Berita

    Keisya Levronka kembali memikat hati pencinta musik tanah air melalui lagu terbarunya berjudul "Pelarian" yang dirilis pada 13 Mei 2026. Penyanyi dan aktris asal Malang, Jawa Timur ini mengangkat tema emosional tentang seseorang yang hanya dijadikan tempat singgah setelah pasangannya patah hati dari orang lain....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • KPK Ungkap Aliran Dana, Hilman Latief Bantah Ditanya soal Uang Haji

    Berita

    Hilman membantah adanya pembahasan aliran dana korupsi kuota haji saat dirinya diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (20/5/2026). Ia menyelesaikan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK dan langsung dicecar awak media terkait dugaan penerimaan uang dari kasus tersebut....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Kasus Asusila UPN Yogya Jangan Diselesaikan Internal

    Berita

    Mahasiswa mendesak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) segera turun tangan mengawal proses investigasi kasus dugaan kekerasan seksual oleh delapan dosen agar berjalan transparan, objektif, dan berpihak pada korban. "Kami tentu sangat prihatin dan mengecam segala bentuk kekerasan," ujar juru bicara aksi, menegaskan perlunya perlindungan penuh secara psikologis, akademik, maupun hukum bagi korban....

    Berita

    Baca Selengkapnya