Lokasi: Teknologi >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Teknologi41993 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/iqtc7isy1.html
Artikel Terkait
Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
TeknologiMenteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan rencana pemerintah untuk mewajibkan pencantuman nomor telepon dalam re-registrasi pengguna media sosial guna memperjelas identitas. "Ini juga hal yang mungkin belum kita laporkan terkait rencana re-registrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas," kata Meutya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin (18/5/2026)....
Baca SelengkapnyaPimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
TeknologiLalu menilai rentetan kerusuhan yang terus berulang menunjukkan lemahnya pengelolaan kompetisi dan pembinaan suporter di sepak bola nasional. Lalu menyoroti kericuhan suporter di Stadion Lukas Enembe setelah Persipura Jayapura gagal promosi, dan menegaskan tindakan tegas harus diambil agar insiden serupa tidak terulang serta mencoreng wajah sepak bola Indonesia....
Baca SelengkapnyaMauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
TeknologiPersija Jakarta mulai bersiap menyambut musim baru dengan melakukan evaluasi terhadap komposisi pemain hingga jajaran pelatih. Macan Kemayoran diperkirakan bakal melakukan sejumlah perubahan untuk menghadapi musim depan setelah masih membidik target juara yang belum berhasil diwujudkan musim ini....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Arrowhead Stadium Disulap FIFA untuk Piala Dunia 2026
- 2 Bek Arsenal Diragukan Tampil di Perburuan Gelar Liga
- Roberto Martinez Latih Portugal di Piala Dunia 2026
- Mourinho Buka Suara soal Masa Depan, Kembali ke Madrid
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Bruno Fernandes Kejar Rekor Assist Henry dan De Bruyne
Artikel Terbaru
KORMI Luncurkan Gerakan Nasional Indonesia Aktif 2026
Sandy Walsh Bintang Lapangan, Bawa Buriram United ke Final
Bruno Fernandes Kejar Rekor Assist Henry dan De Bruyne
Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars
Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
Arne Slot Pastikan Tetap Latih Liverpool Musim Depan
Tautan Sahabat
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
- Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Iran Ancam Buka Front Baru Jika AS Lanjutkan Perang
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Meta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
- India Siap Terima Sistem S-400 dari Rusia