Lokasi: Travel >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Travel48 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ipikp421i.html
Artikel Terkait
Hammer Fight Series 3 Cetak Rekor 125 Pertandingan Sehari
TravelHammer Fight Series 3 yang digelar di Bali United Studio, Jakarta Barat, pada Minggu (10/5/2026) berhasil memecahkan dua rekor sekaligus dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Dua rekor tersebut adalah kompetisi olahraga kombat dengan jumlah partai pertandingan terbanyak dalam satu hari serta pemberian sabuk juara terbanyak dalam satu ajang....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
TravelPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
TravelDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Artikel Terbaru
Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Polisi Jepang Tangkap Dua Penyusup Kandang Monyet Viral
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tautan Sahabat
- Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- Board of Peace Mandek, AS Sibuk Perang Iran
- BGN Buka Hotline 127 untuk Aduan Penipuan Program MBG
- Polemik Cerdas Cermat, Ketua Komisi II Minta Juri Dicopot
- KSP Dudung Bela Pidato Prabowo: Tergantung Sudut Pandang
- Tuntutan 5 Tahun Penjara Noel Ebenezer Sesuai Pedoman KPK
- Harta Teddy Indra Wijaya Tembus Rp20 Miliar
- Kemlu: Korsel Mitra Strategis Jangka Panjang, dari KF-21 hingga AI
- KPK Geledah Rumah Pengusaha Citra Margaretha Terkait Sugiri
- Cuti Bersama Idul Adha 2026 Tentukan oleh SKB 3 Menteri