Lokasi: Kuliner >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Kuliner199 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ioyph7nf8.html
Sebelumnya: IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
Berikutnya: Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
Artikel Terkait
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
KulinerWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
KulinerWuling Atto 1 menjadi pilihan mobil listrik kompak yang menyasar konsumen urban dan pengguna pertama kendaraan listrik di Indonesia. "Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang praktis, efisien dan mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari terus berkembang," kata Eagle Zhao dikutip Jumat (15/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaToyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
KulinerPT Toyota Astra Motor (TAM) memposisikan Toyota Avanza sebagai kendaraan Internal Combustion Engine (ICE) dalam strategi multi-pathway untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam. Marketing Director TAM Bansar Maduma menyatakan Toyota memahami perbedaan kebutuhan setiap pelanggan tergantung kondisi, penggunaan, dan kemampuan yang dimiliki....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- ‘Cinta & Rahasia’ Tayang, Drama Emosional Penuh Intrik
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Revisi UU Pemilu 2029 Tak Bisa Ditunda Lagi
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
Artikel Terbaru
3 Oknum TNI Bebas dari Pasal Pembunuhan Berencana
Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Tautan Sahabat
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola