Lokasi: Bisnis >>

Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang

Bisnis77 Dilihat

RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....

Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak,<strong></strong> Capai 1.590 Orang

Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.

Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.

Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.

Tags:

Artikel Terkait

  • Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar

    Bisnis

    Tidak sedikit pemain timnas Brasil yang terbuka melobi Carlo Ancelotti agar kembali melatih, namun rasa sayang dan kekhawatiran timbul tentang kondisi Neymar saat ini yang mungkin tidak bisa mengimbangi imaji para pemain terhadap dampak permainan yang akan ditimbulkan. Semuanya tentang Neymar, Brasil, dan Piala Dunia 2026, tentang romantisme dan tuntutan yang harus dihadapi oleh Don Carlo, sapaan akrab Carlo Ancelotti....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • Kopda Feri Dituntut 10 Tahun dan Dipecat

    Bisnis

    Oditur Militer II-07 Jakarta Mayor Chk Wasinton Marpaung menuntut Kopda Feri dengan pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas militer dalam sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Senin (18/5/2026). Dalam surat tuntutan yang dibacakan oditur, Kopda Feri dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana merampas kemerdekaan seseorang yang mengakibatkan mati secara bersama-sama....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • Amnesty Tuding 'Antek Asing' Akal-akalan Bungkam Kritik

    Bisnis

    Chanatip menilai tuduhan "antek asing" sengaja diciptakan sebagai musuh imajiner agar masyarakat tidak percaya pada pihak kritis terhadap kebijakan pemerintah. "Menerima dana asing itu adalah hak fundamental masyarakat sipil untuk bergerak....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya