Lokasi: Gaya Hidup >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Gaya Hidup7 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/i8socfee7.html
Artikel Terkait
Duel 10 Lap Ketat Warnai Kejurnas Motoprix 2026
Gaya HidupMotoprix 2026 resmi bergulir di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 9–10 Mei 2026. Ajang ini tidak hanya menyajikan duel sengit di lintasan, tetapi juga menunjukkan keseriusan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam mencetak talenta muda menuju kancah internasional....
Baca SelengkapnyaVAR Digunakan di 273 Laga Liga 2 Championship 2025/26
Gaya HidupSebanyak 273 pertandingan sukses digelar sepanjang musim Pegadaian Championship 2025/26, menjadikannya salah satu perjalanan kompetisi penuh persaingan, semangat, dan momen bersejarah. Direktur Utama I....
Baca SelengkapnyaDani Carvajal Resmi Tinggalkan Real Madrid, Akhir Era Emas
Gaya HidupDani Carvajal akan meninggalkan Santiago Bernabeu pada akhir musim 2025/2026 setelah Real Madrid resmi mengumumkan kepergian bek veteran berusia 34 tahun itu. Pengumuman ini menandai akhir dari era generasi emas di klub tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lamine Yamal Dibela PM Spanyol Usai Kibarkan Bendera Palestina
- Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
- Beckham Minta Persib Fokus Lawan Persijap demi Hattrick
- Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
- Jorge Jesus Sebut Luka Al Nassr Bisa Diobati
- Jadwal 8 Besar Piala Asia U17: Indonesia vs Vietnam.
Artikel Terbaru
Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
Pep Guardiola Sindir Arsenal Usai Man City Juara Piala FA
Lille Finis Ketiga, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
Taisei Marukawa Beri Kode Naturalisasi ke PSSI
Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
Pedro Brito Bawa Tanjung Verde Lolos Piala Dunia 2026
Tautan Sahabat
- Hansi Flick Remehkan Klaim Poin Barcelona Mustahil
- Napoli Ikuti Jejak AC Milan, Tunda Amankan Tiket Liga Champions
- Persis Solo Kalahkan Dewa United 1-0, Jaga Asa
- Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
- Hasil PSM vs Persib: Peluang Persib Kunci Juara Liga 1
- Sterling Gagal di Arsenal, Karier di Ujung Tanduk.
- Thom Haye Gol Indah Bawa Persib Ungguli PSM 0-1
- Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
- Profil Darren Bazeley, Pelatih Selandia Baru di Piala Dunia 2026
- Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia