Lokasi: Bisnis >>
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Bisnis4472 Dilihat
RingkasanJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/telkom-university-pertahankan-4-tahun-gelar-kampus-no1_20210304_160642.jpg)
Jalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SITU Admission.
Melalui Jalur TUJ, calon mahasiswa dapat memilih hingga empat program studi dengan harga PIN pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Pihak kampus juga menyediakan program Beasiswa Pintar dengan potongan hingga 100 persen bagi pendaftar yang memiliki nilai terbaik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Tersedia juga promo diskon biaya pendaftaran sebesar 50 persen dengan menggunakan kode referral TUJ150. Promo tersebut berlaku hingga 10 Mei 2026 sehingga calon peserta dapat memanfaatkan potongan biaya sebelum masa promo berakhir.
Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengikuti ujian tulis. Pengumuman hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung melalui aplikasi SITU Admission pada menu “Laporan Kelulusan”. Peserta disarankan untuk rutin memantau akun masing-masing agar tidak melewatkan informasi penting terkait hasil seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/i48cb76ki.html
Artikel Terkait
Israel Rencanakan Serangan Baru ke Iran
BisnisIran telah menderita pukulan yang sangat berat dalam setahun terakhir yang membuatnya mundur bertahun-tahun di semua bidang, demikian pernyataan dalam pidato pada upacara pergantian komandan Angkatan Udara Iran, Kamis (14/5/2026). Presiden AS Donald Trump, berkoordinasi dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, memimpin upaya untuk menyelesaikan tujuan kampanye dengan cara yang memastikan hasil maksimal....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPemuda Lampung Akui Jual Motor Demi Hindari Cicilan
BisnisMRP mengakui telah merekayasa laporan pembegalan sepeda motor setelah Polresta menemukan kejanggalan dalam penyelidikan. Motor yang disebut dirampas tiga pelaku bersenjata itu ternyata telah dijual sendiri oleh MRP untuk melunasi utang dan kebutuhan hidup....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPolisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
BisnisKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat 58,75 persen kasus kekerasan menimpa korban di lingkungan rumah. Pada tahun 2025, Kementerian PPPA melalui Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI) mencatat lebih dari 25 ribu kasus dengan 26 ribu korban....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026: Siang Cerah Malam Hujan
- MPR Evaluasi Sistem Penjurian Lomba Empat Pilar Kalbar
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bebas Lumpur
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Tekan Iran.
- Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
- Survei NYT: Simpati Warga AS ke Palestina Kalahkan Israel
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Harga Minyak Melonjak Usai Serangan Drone di UEA
- Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
- Kecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif