Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Berita2 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hygv3vb2r.html
Artikel Terkait
Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
BeritaKarel Koubek ditunjuk sebagai pelatih timnas Ceko pada Desember 2025, memicu keheranan karena rekam jejaknya yang tidak terlalu impresif. Mantan kiper berusia 74 tahun itu tidak pernah melatih tim-tim besar di luar Ceko, dengan masa kepelatihan yang tergolong singkat di setiap klub....
【Berita】
Baca SelengkapnyaCuti Bersama Idul Adha 2026 Tentukan oleh SKB 3 Menteri
BeritaHari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 berdasarkan penetapan resmi Kementerian Agama Republik Indonesia. Keputusan ini diumumkan melalui Sidang Isbat awal Zulhijah 1447 H yang digelar di Jakarta pada Minggu, 17 Mei 2026....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKPK Periksa Dua Bos Perusahaan Terkait Kredit Macet LPEI
BeritaPenyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua saksi secara kooperatif untuk melengkapi alat bukti dalam kasus dugaan korupsi pembiayaan ekspor yang merugikan negara hingga Rp11,7 triliun. Dalam pemeriksaan itu, saksi dimintai keterangan mengenai dugaan pembiayaan bermasalah di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang berujung gagal bayar dan menyebabkan kerugian besar....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Luka Modric Ungkap Jose Mourinho Buat Ronaldo Menangis
- KPK Geledah Rumah Pengusaha Citra Margaretha Terkait Sugiri
- Agenda Jokowi Keliling Indonesia, Yunarto Sebut Untungkan PSI
- Gus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
- Cavaliers Hajar Pistons, Lolos ke Final Wilayah Timur
- Dua Mantan Bos Pertamina Divonis 6 Tahun Penjara
Artikel Terbaru
Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
36 Kapolda Terbaru: Mayoritas Lulusan Akpol 1994
Profil Marsekal Budhi Achmadi, Pesan untuk Keluarga di Pernikahan Perak
Ibrahim Arief Genggam Erat Tangan Istri Jelang Sidang Chromebook
Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026 Cegah Tawuran
Pemantauan Hilal Zulhijah 1447 H di 88 Titik, Sidang Isbat 17 Mei
Tautan Sahabat
- Survei ACSI: HP Lipat Kalah dari Smartphone Biasa
- Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
- Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- Sony Resmi Rilis Jadwal Peluncuran Xperia 1 VIII
- Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
- Instagram Rilis Fitur Instants, Mirip Snapchat
- Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Kacamata AI Juli 2026
- Survei ACSI: Fitur AI di Smartphone Makin Diminati Pengguna