Lokasi: Berita >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Berita496 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hsj6jv557.html
Artikel Terkait
KSP Dudung Bela Pidato Prabowo: Tergantung Sudut Pandang
BeritaDudung menilai komentar negatif terhadap isi pidato Presiden Prabowo di media sosial dan ruang publik sangat bergantung pada sudut pandang masing-masing pendengar. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini menegaskan bahwa Presiden Prabowo selalu mengedepankan niat baik bagi bangsa dan negara dalam setiap ucapannya, meskipun disampaikan dengan cara yang sangat terbuka....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBrimob Tangkap 5 Pemuda Pelaku Balap Liar Jakarta Timur
BeritaPolisi membubarkan aksi balapan liar di Jalan Pemuda, Pulogadung, pada Minggu (17/5/2026) dini hari karena mengganggu ketertiban masyarakat. Dansat Henik menyatakan balapan liar tidak hanya mengganggu warga, tetapi juga membahayakan pengguna jalan dan pelakunya sendiri....
【Berita】
Baca SelengkapnyaLong Weekend, Monas Magnet Warga untuk Piknik dan Edukasi
BeritaMonumen Nasional (Monas) masih menjadi destinasi favorit wisatawan saat mengisi libur long weekend di Jakarta. Pantauan wartawan Tribunnews....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Pramono Anung Kaget Antusias Warga Uji Coba CFD
- Pramono Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di HUT Jakarta
- PSG Pemanasan Sempurna Setara Laga Champions, Arsenal Jadi Sasaran
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
Artikel Terbaru
Purbaya Bela Ucapan Prabowo: Itu Hiburan Rakyat
Tampang Taufik Gembel, Begal Sadis Palmerah Ditangkap
Rano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
BMKG: Cerah di Jakarta, Hujan di Bogor dan Bekasi
Borneo FC Tahan Imbang Bali, Madura United Terancam Degradasi
Anta Ginting Dorong Pengusaha Lokal Jadi Pilar Ekonomi Jaktim
Tautan Sahabat
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
- Polisi Jepang Tangkap Dua Penyusup Kandang Monyet Viral
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
- Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
- Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
- PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS