Lokasi: Travel >>

KSP Dudung Bela Pidato Prabowo: Tergantung Sudut Pandang

Travel396 Dilihat

RingkasanDudung menilai komentar negatif terhadap isi pidato Presiden Prabowo di media sosial dan ruang publik sangat bergantung pada sudut pandang masing-masing pendengar. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini menegaskan bahwa Presiden Prabowo selalu mengedepankan niat baik bagi bangsa dan negara dalam setiap ucapannya, meskipun disampaikan dengan cara yang sangat terbuka....

KSP Dudung Bela Pidato Prabowo: Tergantung Sudut Pandang

Dudung menilai komentar negatif terhadap isi pidato Presiden Prabowo di media sosial dan ruang publik sangat bergantung pada sudut pandang masing-masing pendengar. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini menegaskan bahwa Presiden Prabowo selalu mengedepankan niat baik bagi bangsa dan negara dalam setiap ucapannya, meskipun disampaikan dengan cara yang sangat terbuka. "Ya kalau mau negatif itu kan tergantung sudut pandangnya kalau menurut saya. Beliau mengatakan niatnya baik. Ya kalau orang berpandangan negatif ya gampang semua juga, yang positif bisa dibuat negatif," ujar Dudung saat ditemui di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, pada Senin (17/5/2026).

Dudung menekankan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo tidak memiliki prasangka buruk terhadap siapa pun, terutama kepada rakyat Indonesia. Ia mengajak semua pihak untuk lebih memahami karakter asli Presiden yang dikenal apa adanya dan tidak menutupi realitas. "Saya rasa beliau tidak ada berpikiran yang negatif kepada siapa pun apalagi kepada masyarakat. Ya kita simak ya, eh kita pahami lah artinya bahwa beliau memang sering ceplas-ceplos dan apa adanya memang beliau itu," tuturnya. Dudung meminta publik tidak terus-menerus membesarkan masalah teknis penyampaian pidato dan mengutamakan kedewasaan dalam berbangsa dengan melihat substansi dan niat tulus di balik setiap kebijakan serta pernyataan pimpinan negara.

Pernyataan Presiden Prabowo soal orang Desa yang tidak menggunakan dolar saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026) menjadi sorotan belakangan ini. "Ya tetapi kita sikapi untuk tidak berpikir negatif lah ya. Saya yakin bangsa ini sangat besar, ya tidak harus kemudian hal-hal yang kemudian diperbesar-besarkan, tetapi pasti akan ada niat yang baik dari beliau," pungkas Dudung.

Tags:

Artikel Terkait