Lokasi: Hikmah >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Hikmah438 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hs2def5wt.html
Artikel Terkait
Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
HikmahDonald Trump dan Xi Jinping telah bertemu enam kali sejak 2017 dan kembali menggelar pertemuan puncak terbaru di Beijing pada Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan pertama presiden AS ke China sejak 2017....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
HikmahKomisi Nasional Perempuan mencatat 376. 529 kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan sepanjang 2025 atau naik 14,07 persen dari tahun sebelumnya berdasarkan Catatan Tahunan (CATAHU) yang dirilis Kompas....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaFestival Balon Udara Solo Gagal Terbang Akibat Angin Kencang
HikmahRibuan warga mengalami kemacetan parah akibat antusiasme menyaksikan festival balon udara di Alun-alun Utara Keraton. Sebanyak 18 balon telah disiapkan, namun hingga pukul 07....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- Dosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jawa Barat dan Sulut
- Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik di Polda Kaltim
Artikel Terbaru
Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
Prakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana-Fakfak Hujan Malam
Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
Tautan Sahabat
- Jaksa KPK Hadirkan 5 Saksi Sidang Suap Bea Cukai
- Puasa Tarwiyah Idul Adha, Ini Keutamaan Menurut Hadis
- Korlantas Luncurkan SIM Digital dan ETLE Drone di 2026
- MC LCC Kalbar Minta Maaf Usai Ucap 'Mungkin Perasaan Adik-Adik'
- Ijazah TK Tak Wajib, SPMB Bolehkan Surat Psikolog
- PDIP Minta Gibran Berkantor di IKN Agar Tak Mangkrak
- Inkopontren Targetkan Cetak Banyak Santripreneur Dongkrak Ekonomi
- Nurhadi Tetap Dihukum 5 Tahun, PT DKI Kuatkan Putusan
- Kapolri Bekali Seragam Taktis Anti Bom Molotov untuk Polri
- KPK Sebut Program MBG Tanpa Blueprint Komprehensif