Lokasi: Berita >>

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Berita3 Dilihat

RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.

Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.

Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan

    Berita

    Toyota akan memasarkan Zenix dengan spesifikasi lebih rendah untuk pasar fleet di India guna mengisi celah pasar yang ditinggalkan Innova Crysta. Toyota menghentikan produksi dan penjualan MPV Innova Crysta dengan sasis ladder frame versi mesin diesel mulai 2027 karena terbentur regulasi CAFE 3 di negara tersebut....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Airlangga Ungkap Masukan Eksportir soal BUMN Baru Prabowo

    Berita

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan para eksportir menyambut positif pembentukan BUMN baru yang direncanakan pemerintah. "Responnya positif, jadi para asosiasi memahami dan mempersiapkan untuk implementasi," kata Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026)....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Anies Kritik Kebijakan Pemerintahan Prabowo Berubah-ubah

    Berita

    Anies Baswedan menyatakan kondisi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tidak baik-baik saja. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut sejumlah indikator memburuk seperti nilai tukar rupiah yang semakin melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga kesempatan kerja yang semakin menyempit bagi masyarakat....

    Berita

    Baca Selengkapnya