Lokasi: Olahraga >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Olahraga7 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hmhvrvwl3.html
Artikel Terkait
Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
OlahragaKunjungan Kepala Mossad David Barnea ke Uni Emirat Arab (UEA) menghasilkan terobosan bersejarah dalam hubungan kedua negara. Kantor kedua pemimpin melaporkan pertemuan berlangsung selama beberapa jam di Al Ain, kota oasis di perbatasan Oman, pada 26 Maret lalu, menurut laporan Reuters....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca BMKG: Mimika dan Paniai Hujan Ringan
OlahragaBMKG merilis prakiraan cuaca untuk sejumlah wilayah di Papua Tengah pada hari ini, dengan mayoritas daerah diprediksi berawan. Berdasarkan informasi resmi, Kabupaten Nabire diperkirakan mengalami cuaca berawan dengan suhu udara berkisar antara 16 hingga 28 derajat Celsius dan tingkat kelembapan mencapai 77–99 persen....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaSatelit Nusantara Lima Percepat Pemerataan Konektivitas Indonesia
OlahragaSatelit N5 resmi memperoleh izin Jaringan Tetap Tertutup Berbasis Satelit setelah lolos Uji Laik Operasi (ULO) di Gateway Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 23-24 April 2026. Menurut Edwin, pemerintah menargetkan rata-rata kecepatan yang optimal untuk mendorong percepatan pemerataan konektivitas di seluruh Indonesia....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Kopda Feri Dituntut 10 Tahun dan Dipecat
- Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Keutamaan Berkurban bagi Orang Beriman
- KBPP Polri Audiensi dengan Kapolri Bahas Munas VI 2026
- Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
- Hukum dan Niat Patungan Kurban Sapi Idul Adha
Artikel Terbaru
Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
Serka M Nasir Dituntut 12 Tahun Penjara dan Dipecat
Pemerintah Didorong Bertindak Bebaskan Aktivis dan Jurnalis
5 Dokter Laporkan Menkes Budi ke Polisi Soal Gelar Palsu
41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
Komnas HAM Panggil Menag soal Izin Ponpes Pati
Tautan Sahabat
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
- BRILink Toko Tika Jadi Jembatan Finansial Buruh Pabrik
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP