Lokasi: Bisnis >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Bisnis4817 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hd0vdvhsd.html
Artikel Terkait
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
BisnisWuling Atto 1 menjadi pilihan mobil listrik kompak yang menyasar konsumen urban dan pengguna pertama kendaraan listrik di Indonesia. "Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang praktis, efisien dan mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari terus berkembang," kata Eagle Zhao dikutip Jumat (15/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaSyifa Hadju Ungkap Alasan Jarang Posting Usai Nikah dengan El Rumi
BisnisSyifa Hadju dan El Rumi resmi menikah pada 26 April 2026, menggelar pernikahan mewah di dua kota, yaitu Jakarta dan Bali. Setelah melewati proses pernikahan yang rumit, keduanya kini menikmati momen baru sebagai pasangan suami istri....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTasya Farasya Cerai, Takut Dampak Mental Anak
BisnisMajelis hakim menyampaikan putusan tersebut secara online melalui e-court. Tasya Farasya mengaku takut anak-anaknya menanggung beban untuk memilih antara ibu dan ayahnya....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 3 Bintang Piala Dunia Pernah Bermain di Liga Indonesia
- Ogah Pisah, Eza Gionino Curiga Ada Pihak Pengaruhi Eca Banding
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji di HUT ke-15 Nikah
- Komisi III Nilai Laporan Erin Eks Andre Taulany Berlebihan
- Ahmad Dhani Akui Ingin Cerai, Respons Anak Disorot
- Ahmad Dhani Bantah Klaim Lita, Singgung Jurnal Internasional
Artikel Terbaru
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Akui Tak Tunda Momongan
Keluarga Nikita Mirzani Bantah TPPU, Minta Keadilan
Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Merasa Gagal
Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
BGN Evaluasi SPPG Gagal Capai Target 3B Penerima Manfaat
Tautan Sahabat
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Aktivis GSF: Penderitaan Palestina Jauh Lebih Besar dari Tahanan
- PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
- Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
- Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
- Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Pengantin Baru di Halmahera