Lokasi: Berita >>
Pendaftaran SPMB SD SMP Bekasi 2026, Siapkan Dokumen Ini
Berita8 Dilihat
RingkasanPemerintah daerah membuka mekanisme penerimaan murid baru melalui SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) untuk memastikan proses seleksi berlangsung transparan, tertib, dan memberikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik. Pada tahap ini, calon murid diminta membuat akun serta mengunggah dokumen administrasi sesuai ketentuan melalui sistem daring yang telah disediakan pemerintah....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pra-Pendaftaran-SPMB-SD-dan-SMP-Kota-Bekasi-2026.jpg)
Pemerintah daerah membuka mekanisme penerimaan murid baru melalui SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) untuk memastikan proses seleksi berlangsung transparan, tertib, dan memberikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik. Pada tahap ini, calon murid diminta membuat akun serta mengunggah dokumen administrasi sesuai ketentuan melalui sistem daring yang telah disediakan pemerintah. Tahap pra pendaftaran dibuka mulai 18 Mei hingga 19 Juni 2026 bersamaan dengan proses verifikasi dokumen.
Setelah berkas dinyatakan lolos verifikasi, peserta dapat melanjutkan ke proses pendaftaran sesuai jalur pilihan. Tahap pertama diperuntukkan bagi jalur afirmasi, prestasi, dan mutasi yang dibuka pada 29, 30 Juni, serta 1 Juli 2026. Sementara tahap kedua melalui jalur domisili dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026. Karena itu, orang tua dan calon peserta didik perlu memahami tata cara pra pendaftaran serta menyiapkan seluruh dokumen sejak awal agar tidak mengalami kendala saat proses verifikasi maupun pendaftaran jalur penerimaan.
Pra pendaftaran jenjang SD dilakukan secara online dengan mengunggah dokumen melalui laman resmi. Calon murid baru wajib membuat akun dan melengkapi dokumen yang harus dipastikan terbaca jelas dan sesuai data kependudukan agar dapat lolos tahap verifikasi. Berbeda dengan SD, pra pendaftaran SMP dilakukan melalui portal yang telah disediakan oleh pemerintah daerah setempat.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hcajx4key.html
Artikel Terkait
Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
BeritaPersis Solo meraih kemenangan tipis 1-0 atas Madura United pada pekan ke-33 Liga 1. Gol tunggal kemenangan Laskar Sambernyawa dicetak melalui tandukan Luka Dumancic pada menit ke-75....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPanglima Jilah Temui Jokowi, Ajak Main Film Kolosal
BeritaPanglima Jilah bersilaturahmi dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, untuk membahas adat budaya, kebangsaan, dan pelestarian budaya Nusantara. Panglima Jilah mengundang Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara adat Dayak yang akan digelar pada bulan delapan mendatang....
【Berita】
Baca SelengkapnyaJalan Amolame, dari Lumpur Menuju Harapan Warga
BeritaBunyi mesin pembangunan jalan di Desa Amolame, Konawe Utara, menjadi melodi harapan bagi warga setempat yang sudah lama menanti perbaikan akses transportasi. Perlahan, jalur setapak yang dulunya hanya berupa tanah licin dan semak belukar kini bertransformasi menjadi jalan usaha tani yang layak dilalui kendaraan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pep Guardiola Sindir Arsenal Usai Man City Juara Piala FA
- Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
- Dishub Palembang Razia: Pecat dan Potong Gaji 1 Tahun
- Aktivis Sulsel Ditangkap Israel, Buang Ponsel ke Laut
- Persija Siap Datangkan Pemain Piala Dunia 2026
- SMAN 1 Sambas Hapus Pernyataan Sikap Soal LCC MPR
Artikel Terbaru
Jorge Jesus Sesumbar: Al Hilal Bangun, Al Nassr Tak Takut
Prakiraan Cuaca Mataraman 23 Mei 2026: Udara Kabur
Cirebon Raya Ajukan Diri Tuan Rumah Muktamar ke-35 PBNU
Prakiraan Cuaca Banyumas: Hujan Ringan Kamis Ini
Desta Akui Kesal Saat Pertama Jumpa Ahmad Dhani
Prakiraan Cuaca Depok Besok: Pagi dan Malam Cerah
Tautan Sahabat
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes