Lokasi: Properti >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Properti2328 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hasmlpwka.html
Artikel Terkait
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
PropertiMasyarakat sulit mengenali infeksi virus hanta karena gejala penyakit ini sangat mirip dengan flu, demam berdarah, dan pneumonia yang lebih umum di Indonesia. Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), mengungkapkan banyak pasien awalnya hanya mengeluhkan gejala ringan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaEVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
PropertiPersaingan zona playoff memperebutkan dua slot tersisa di regular season dipastikan berlangsung sengit hingga pekan terakhir, menyusul hasil yang membuat satu kekalahan dapat memastikan NAVI mengikuti jejak RRQ Hoshi untuk tersingkir lebih awal. Saat ini, empat tim sama-sama mengoleksi tujuh kemenangan, sehingga setiap pertandingan menjadi penentu nasib mereka di papan klasemen....
【Properti】
Baca SelengkapnyaMandalika Tunjuk Ananda Mikola Sebagai Direktur Utama
PropertiAnanda Mikola resmi ditunjuk dalam posisi baru sebagai bagian dari langkah memperkuat pengelolaan dan pengembangan ekosistem motorsport di MGPA. Mantan pembalap nasional yang lahir di Jakarta pada 27 April 1980 ini merupakan putra dari legenda balap Tinton Suprapto....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Usia Minimal Kambing Kurban Berapa Tahun? Ini Aturannya
- Thailand Open 2026: Banyak Unggulan Tumbang di 16 Besar
- Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
- Megawati Bela Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026/2027
- Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
- Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
Artikel Terbaru
Dede Sunandar Talak Istri Lewat Telepon, Karen Hertatum Syok
Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Tanpa Ganda Campuran
Mandalika Tunjuk Ananda Mikola Sebagai Direktur Utama
Megawati dan Wilson Bukti Pengalaman dan Rookie Sejalan
Strategi Jakarta Candle Naik Kelas Lewat Inkubasi BRI
Megawati Butuh Satu Poin Lagi, Jordan Wilson Bersinar
Tautan Sahabat
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
- Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Bujuk Iran
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian