Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan34 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gwe8goaws.html
Artikel Terkait
NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
PendidikanAliansi pertahanan menggelar rapat darurat untuk membahas kesiapan menghadapi ancaman konflik yang semakin meluas. Sejak perang pecah pada Februari silam, Amerika Serikat meningkatkan penggunaan rudal pencegat, sistem pertahanan udara, drone tempur, hingga amunisi presisi tinggi untuk menangkis serangan....
Baca SelengkapnyaPertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
PendidikanPHI melalui anak perusahaan dan afiliasinya di wilayah Kalimantan berhasil memproduksi 60,44 ribu barel minyak per hari (mbopd) dan 619 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) per akhir Maret 2026, atau mencapai 120 persen dan 105 persen dari target produksi tahun ini. Pencapaian tersebut diungkapkan oleh pria yang akrab disapa Anto, yang menekankan bahwa keberhasilan ini didorong oleh inovasi dan keandalan fasilitas sebagai elemen kunci dalam meningkatkan produksi migas....
Baca SelengkapnyaPertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
PendidikanM. Rizal Taufikurahman, Kepala Center of Macroeconomics and Finance Indef, menyatakan meski ekonomi terlihat resilien, kondisi itu belum sepenuhnya mencerminkan fundamental yang kuat karena manfaat pertumbuhan belum dirasakan merata oleh kelas menengah dan sektor riil....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
- Strategi Jakarta Candle Naik Kelas Lewat Inkubasi BRI
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
Artikel Terbaru
Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
Rupiah Melemah, Ekspor Tambang Untung, Biaya Logistik Naik
Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
Tautan Sahabat
- Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
- Pidato Prabowo Realistis, Pasar Tenang, Rupiah Menguat
- Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
- Pertamina Patra Niaga Siap Pasok Energi untuk KKKS
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun