Lokasi: Pendidikan >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Pendidikan13 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi. Khusus program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftarannya sebesar Rp750 ribu.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan khusus bagi siswa berprestasi di bidang organisasi, terutama yang aktif dalam kegiatan OSIS dan Pramuka selama masa sekolah. Calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Unesa. Tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, serta dokumen yang diperlukan dapat diakses secara lengkap melalui portal resmi universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan mematuhi batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gtoa4osv9.html
Artikel Terkait
Nutri-Level A-D: Arti dan Batas Gula pada Produk
PendidikanKementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menerbitkan aturan baru tentang label Nutri-Level pada minuman siap saji melalui Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK. 01....
Baca SelengkapnyaPrediksi Sevilla vs Real Madrid, Laga Degradasi Los Nervionenses
PendidikanSejak Luis Garcia menggantikan Matias Almeyda pada Maret lalu, performa Sevilla berangsur membaik dengan meraih empat kemenangan dari tujuh pertandingan, termasuk tiga kemenangan beruntun. Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Sevilla untuk menjamu Real Madrid di kandang sendiri, Pizjuan, tanpa ada toleransi hasil negatif....
Baca SelengkapnyaPersib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
PendidikanPersaingan ketat di papan atas dan papan bawah I. League membuat kualitas kepemimpinan wasit menjadi sorotan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Newcastle Kalahkan West Ham, Tottenham Semakin Dekat Bertahan
- Profil Nico Paz, Wonderkid Argentina Incaran Piala Dunia 2026
- Roberto Martinez Latih Portugal di Piala Dunia 2026
- Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Messi Kalahkan Tagihan Gaji 28 Klub MLS
Artikel Terbaru
Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
Cristiano Ronaldo 4 Gol Dekati Rekor, Al Hilal Tertekan
Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Komentar
2 Sejarah Man City di Piala FA: Semenyo dan Guardiola
Tautan Sahabat
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia