Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis374 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gt3mmsgph.html
Artikel Terkait
Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
BisnisFitur AI Inbox kini hadir di aplikasi Google setelah sebelumnya tersedia di versi web, berdasarkan laporan 9to5Google pada 7 Mei 2026. Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian bawah aplikasi dengan penambahan tab khusus AI Inbox di antara menu, sehingga tampilan bawah aplikasi kini terdiri dari empat tab....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaToyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
BisnisErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
BisnisKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Gregoria Mariska Belum Pensiun Usai Jadi Penyelamat di Olimpiade
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
Artikel Terbaru
Ginting Akui Lambat Antisipasi Strategi Lawan di Thailand Open
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
Tautan Sahabat
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun