Lokasi: Olahraga >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Olahraga56345 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gr7rssi93.html
Artikel Terkait
Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
OlahragaMessidoro menyampaikan pernyataan tersebut seusai laga pekan ke-33 Liga 1. Kemenangan ini membuat Persis Solo mengoleksi 31 poin, memangkas jarak dengan Madura United yang berada di posisi aman dengan 32 poin....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaDubes Spanyol Temui Wali Kota Semarang Bahas Kerja Sama
OlahragaDuta Besar Spanyol untuk Indonesia, H. E....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaAktivis Sulsel Ditangkap Israel, Buang Ponsel ke Laut
OlahragaAndi Angga Prasadewa bersama delapan Warga Negara Indonesia (WNI) lainnya akhirnya dibebaskan pada Kamis (21/5/2026) malam setelah ditahan selama empat hari saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina. Kesembilan WNI tersebut tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
- QRIS Digital Andalan UMKM, Transaksi Wisata Makin Praktis
- Pemkab Kuningan Bela Anggaran iPhone Rp200 Juta untuk Konten
- Dishub Palembang Razia: Pecat dan Potong Gaji 1 Tahun
- Anrez Adelio Akui Sulit Hubungi Friceilda Usai Melahirkan
- Wagub Babel Divonis 4 Bulan Penjara Gara-Gara Tagihan Hotel
Artikel Terbaru
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
Retribusi Sampah Dibayar Non Tunai Cegah Kebocoran
Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026, Hujan Malam
Lille Finis Peringkat 3, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
Bus Hantam Warkop Banyumas, Sopir dan Pemilik Warung Tewas
Tautan Sahabat
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi