Lokasi: Berita >>

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Berita14 Dilihat

RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.

Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.

Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Dua Peluang Juara Cristiano Ronaldo Lenyap dalam Lima Hari

    Berita

    Cristiano Ronaldo harus mengubur mimpinya meraih gelar juara setelah timnya takluk 1-0 dari Gamba Osaka di partai final yang digelar di stadion tuan rumah yang dipadati suporter. Gol tunggal Deniz Hummet pada menit ke-30 menjadi penentu kemenangan tuan rumah....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum

    Berita

    Pemerintah mewacanakan legalisasi rokok tanpa pita cukai, namun Yenti Garnasih, pengamat hukum pidana, menilai pendekatan itu tidak tepat dan berisiko merusak fondasi penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, kebijakan fiskal harus diimbangi aspek hukum pidana, terutama dalam konteks kejahatan ekonomi....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh

    Berita

    Kementerian Perindustrian terus memperkuat daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mampu menembus pasar global melalui kolaborasi dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dalam pengembangan sentra IKM berbasis potensi daerah lewat program One Village One Product (OVOP). Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pendekatan OVOP difokuskan untuk mengangkat produk unggulan daerah agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional....

    Berita

    Baca Selengkapnya