Lokasi: Gaya Hidup >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Gaya Hidup864 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/goviv2iy0.html
Sebelumnya: Dosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
Berikutnya: Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
Artikel Terkait
QRIS Digital Andalan UMKM, Transaksi Wisata Makin Praktis
Gaya HidupDiana, wisatawan asal Purworejo, bersama beberapa pengunjung lain sibuk melihat dan mengamati ribuan pohon anggrek beraneka warna yang tersusun rapi di Kebun Anggrek Zilquin. Sesekali dia mengambil foto, terkesima dengan keindahan bunga tersebut....
Baca SelengkapnyaPDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
Gaya HidupDirektur Eksekutif Indonesia Political Review, Guntur Subagja, menilai agenda keliling daerah yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan pesan halus sekaligus ancaman bagi Presiden Prabowo Subianto. Menurut Guntur, langkah tersebut dapat menjadi modal konsolidasi dukungan politik jangka panjang menuju kontestasi 2029....
Baca SelengkapnyaRSCM Kirim Andrie Yunus ke India Ditangani Profesor
Gaya HidupFaraby mengungkapkan rencana pengobatan lanjutan untuk Andrie saat ditanya hakim di persidangan. Faraby berkonsultasi dengan profesor dari Singapura untuk membuka lapisan tambalan pada mata Andrie....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayu Ting Ting Kepergok Gandeng Pria, Kiky Saputri Doakan
- Noel Ebenezer Jalani Sidang Tuntutan Korupsi K3
- Peneliti Soroti DPN: Eksekutif Bergeser di Tata Kelola Pertahanan
- Ribuan Umat Buddha Hening Nusantara Jelang Waisak Sebar Damai
- Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
- Pimpinan Komisi I Minta Pemulangan Relawan Gaza Dikawal
Artikel Terbaru
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
Airlangga Ungkap Masukan Eksportir soal BUMN Baru Prabowo
Hukum Kurban untuk Orang Meninggal, Apakah Sah?
Nadiem Makarim Tahanan Rumah, Dipasang Gelang Deteksi
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
KemenHAM Sorot Penahanan WNI oleh Militer Israel
Tautan Sahabat
- Kunlavut dan Chen Yufei incar back to back Thailand Open
- Russell Kalahkan Antonelli di Sprint F1 GP Kanada
- Megawati Gabung Latihan Hyundai Hillstate Juli 2025
- Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea
- Offroader Kalteng Borong 5 Podium di Kejurnas Seri 2
- Leo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
- Drawing Singapore Open 2026: Jojo, Fajar/Rian, Tiwi/Fadia Bertanding
- Pedro Acosta P1, Murid Rossi P2 di Grid MotoGP Catalunya
- Jojo Tenang ke Semifinal, Ubed Singkirkan Lakshya Sen
- Kejutan Ubed, Nasib Berlawanan Leo/Daniel di Malaysia Masters