Lokasi: Berita >>
Unpad Buka Pendaftaran Magister PJJ 2026 Full Daring
Berita3772 Dilihat
RingkasanPendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/unpad-xxx.jpg)
Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan mengisi data diri, sesuai dengan ketentuan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) Mahasiswa Program Magister (S2) berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor: 112/UN6.RKT/Kep/HK/2025. Calon mahasiswa dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, dan biaya melalui portal yang telah disediakan oleh pihak universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai Program Magister PJJ Unpad Gelombang 1 2026 dapat diakses dengan mengunjungi laman resmi Universitas Padjadjaran untuk mendapatkan detail pendaftaran dan prosedur seleksi. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mobilitas mahasiswa di era digital.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gomcf8awd.html
Sebelumnya: Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
Berikutnya: Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
Artikel Terkait
Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
BeritaDalam pertemuan bilateral yang berlangsung lebih dari dua jam, Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump berusaha menampilkan hubungan yang lebih hangat di tengah berbagai isu sensitif yang membayangi Beijing dan Washington. Xi Jinping menyampaikan bahwa hubungan China dan Amerika Serikat seharusnya dibangun atas dasar kemitraan, bukan permusuhan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaAS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
BeritaPentagon mempertimbangkan penggunaan nama "Operation Sledgehammer" sebagai pengganti "Operation Epic Fury" jika Presiden Donald Trump memutuskan melanjutkan operasi tempur besar terhadap Teheran, menurut laporan NBC News yang mengutip pejabat Gedung Putih. Perubahan nama operasi tersebut dinilai bukan sekadar simbolis, tetapi juga memiliki implikasi politik dan hukum yang signifikan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaGunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
BeritaPerdebatan baru muncul di kalangan militer dunia setelah serangan udara AS terhadap jaringan fasilitas bawah tanah di Isfahan tidak mampu melumpuhkan aktivitas militer Iran. Isfahan, yang dikenal sebagai kota bersejarah dengan arsitektur Persia, ternyata merupakan jantung kompleks militer-industri Iran yang dilindungi oleh pegunungan Zagros....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
- Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
- Pedro Acosta P1, Murid Rossi P2 di Grid MotoGP Catalunya
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
Artikel Terbaru
Apple dan Intel Kembali Jalin Kerja Sama
Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
Tautan Sahabat
- Dede Sunandar Akui Perselingkuhan: Saya Tak Membantah
- Shindy Fioerla Cerai dari Rendy Samuel, Akhiri Hubungan Toxic
- Tasya Farasya Cari Pasangan Tak Toxic Usai Cerai
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji, Dapat Pesan Aurel dan Atta
- Ayu Aulia Dituding Duta Halusinasi Usai Akui Hubungan dengan Pejabat R
- Kuasa Hukum Sebut Itikad Insanul Fahmi di Kasus Mawa
- Sinopsis See You at Work Tomorrow! Drakor Seo In-guk
- Cinta Brian Tunggu Isyarat Gisella Soal Rencana Nikah
- Pratama Arhan Go Public, Panggilan Sayang Terungkap
- Menggambar Bahasa Emosi Anak, Orang Tua Jangan Menghakimi