Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita897 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gjzrctr6b.html
Artikel Terkait
Kronologi Neuer Kembali ke Timnas Jerman Panggilan Nagelsmann
BeritaManuel Neuer dan Julian Nagelsmann memiliki hubungan yang tidak harmonis sejak masa kepelatihan Nagelsmann di Bayern Munchen. Pada tahun 2023, Bayern Munchen memecat Nagelsmann dari kursi kepelatihan, bersamaan dengan rumor ketidakakuran antara sang pelatih dengan Neuer....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
BeritaMenteri Pertanian Australia Julie Collins menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Indonesia atas dukungan pasokan pupuk di tengah tantangan geopolitik global. Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Indonesia Amran Sulaiman dalam sambungan telepon dengan Collins, yang dikutip dalam keterangan resmi pada Minggu (17/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaCadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
BeritaTri menyatakan batu bara masih memegang peranan strategis bagi perekonomian nasional, mulai dari penyediaan energi listrik, penciptaan lapangan kerja, hingga kontribusi terhadap penerimaan negara dan devisa ekspor, serta menjadi tulang punggung ketahanan energi nasional dalam Indonesia-China Global Energy Conference and Expo di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Senin (11/5/2026). Menurut Tri, Indonesia memiliki potensi sumber daya yang besar sehingga pemerintah terus mendorong penerapan good mining practices dengan fokus pada keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, reklamasi pascatambang, dan efisiensi operasional....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Dirut Bulog Tegur Pimpinan DKI-Banten soal Minyakita Langka
- Pertamina Patra Niaga Siap Pasok Energi untuk KKKS
- Danantara Pertimbangkan Tambah Saham di GoTo
- Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Laga Degradasi Los Nervionenses
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
Artikel Terbaru
Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
Hubungan Ekonomi Indonesia-Belarus Diperkuat Lewat Sektor Dagang
Dolar Menguat, Harga Suku Cadang Otomotif Naik 20 Persen
Tata Metal Lestari Ekspor Baja Lapis ke AS dan Eropa
Raffi Ahmad Borong 100 Kambing Kurban dari Fadil Jaidi
Alfamart dan Kemendikdasmen Perkuat Mutu Guru SMK Mitra
Tautan Sahabat
- Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
- Nico Paz, Wonderkid Argentina yang Bersinar di Piala Dunia 2026
- Profil Jamal Musiala: Motor Serangan Timnas Jerman Piala Dunia 2026
- Thom Haye Gol Indah Bawa Persib Ungguli PSM 0-1
- Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
- Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Peringatan
- Javier Aguirre Latih Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026
- Profil Sebastien Migne, Pelatih Haiti yang Belum ke Negara Asuhan
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- FIFA Bertemu Timnas Iran, Sambutan Cerah ke Piala Dunia 2026