Lokasi: Properti >>

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka, Tersedia 3 Jalur

Properti349 Dilihat

RingkasanPembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS. Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK....

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka,<strong></strong> Tersedia 3 Jalur

Pembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS.

Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK.

Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS disediakan bagi lulusan pendidikan menengah atau sederajat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Tags:

Artikel Terkait

  • BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula

    Properti

    Wuling Atto 1 menjadi pilihan mobil listrik kompak yang menyasar konsumen urban dan pengguna pertama kendaraan listrik di Indonesia. "Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang praktis, efisien dan mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari terus berkembang," kata Eagle Zhao dikutip Jumat (15/5/2026)....

    Properti

    Baca Selengkapnya
  • Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir

    Properti

    Rupiah dibuka melemah 0,37 persen ke level Rp 17. 479 per dolar AS pada perdagangan hari ini berdasarkan data Bloomberg, melanjutkan tekanan dari penutupan sebelumnya di Rp 17....

    Properti

    Baca Selengkapnya
  • Emas Stabil, Tembaga Dinobatkan Logam Strategis Masa Depan

    Properti

    Sebagian masyarakat masih menganggap aset fisik seperti emas dan perak sebagai pilihan investasi yang kurang menarik, namun Founder GoldVerium, Edi Hermanto, menyatakan perubahan harga logam mulia selama lebih dari dua dekade justru menunjukkan penurunan daya beli mata uang. Saat pertama kali datang ke Jakarta pada 2001, harga emas dan perak dinilai jauh lebih rendah dibandingkan saat ini, sehingga membuktikan bahwa logam mulia tetap menjadi instrumen investasi yang stabil....

    Properti

    Baca Selengkapnya