Lokasi: Travel >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Travel59 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gdld7hffl.html
Artikel Terkait
Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
TravelMobile Legends kembali memberikan kesempatan bagi pemain untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik seperti skin packs, moonstones, trial cards, magic dust, dan skin fragments. Pemain harus memperhatikan batas waktu dan jumlah pemain yang tersedia sebelum mengklaim kode hadiah yang bisa langsung ditambahkan secara otomatis ke akun game Mobile Legends....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPinkan Mambo Cerai Usai Abaikan Peringatan Anak
TravelPinkan Mambo resmi bercerai dengan Arya Khan setelah pernikahan yang sempat viral karena digelar sederhana di rumah Arya dengan mahar Rp100 ribu. Michelle Ashley, anak Pinkan Mambo, sejak awal secara terang-terangan mengaku tidak suka dengan Arya dan tidak setuju ibunya menikah dengan pria yang awalnya dikenal sebagai penjual singkong itu....
【Travel】
Baca SelengkapnyaBang Madit Islam KTP Target Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
TravelQubil AJ atau yang akrab disapa Bang Madit mengaku belum pernah menunaikan ibadah haji meski sering menjadi brand ambassador berbagai travel umroh. "Jujur saya sampai sekarang belum pernah naik haji....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Sitha Marino Abaikan Hujatan Gegara Pacaran Bastian Steel
- Mischka Aoki Rilis Buku The University Blueprint
- Audrey Bianca Stop Nasi Putih Demi Miss World 2026
- Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
- Febby Carol Doakan Pernikahan Virgoun dan Lindi
Artikel Terbaru
Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
Kekasih Khawatir Ammar Zoni di Nusakambangan
Stevan Pasaribu Curhat Kesepian Lewat Lagu Lama
Keluarga Khawatir Mental Ammar Zoni di Nusakambangan
Mourinho Buka Suara soal Masa Depan, Kembali ke Madrid
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Akui Tak Tunda Momongan
Tautan Sahabat
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- Xi Jinping Sambut Putin, Rusia-China Makin Erat
- Pakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
- Trump: AS Hentikan Perang Iran, Cegah Senjata Nuklir
- Pemerintah Minta Bantuan BoP Bebaskan 9 WNI Ditahan Israel
- Iran Ancam Buka Front Baru Jika AS Lanjutkan Perang
- Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
- ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel