Lokasi: Berita >>

Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Berita77497 Dilihat

RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....

Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka,<strong></strong> Ini Syaratnya

Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.

Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.

Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.

Tags:

Artikel Terkait

  • Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris

    Berita

    Manchester City sukses memangkas jarak menjadi hanya dua poin setelah kemenangan telak 3-0 atas Crystal Palace, namun pelatih asal Spanyol Pep Guardiola menekankan timnya harus tampil jauh lebih baik demi merebut mahkota juara. Kemenangan di Etihad Stadium, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB, menjadi modal penting bagi The Citizens....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • MK Tolak Gugatan UU IKN, PSI Beri Tanggapan

    Berita

    Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan bahwa Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara secara hukum hingga Presiden menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemindahan ibu kota. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai putusan MK ini memberikan kepastian hukum terhadap keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Peneliti Soroti DPN: Eksekutif Bergeser di Tata Kelola Pertahanan

    Berita

    Pengamat militer dan intelijen, Gian, menilai lembaga yang dibentuk atas nama penguatan sistem pertahanan nasional justru berisiko melahirkan pusat kekuasaan baru yang dapat menggeser fungsi eksekutif secara perlahan. Pernyataan tersebut disampaikan Gian dalam diskusi bertajuk "Menyoal Dewan Pertahanan Nasional: Bahaya Pergeseran Fungsi Eksekutif Presiden dalam Desain Pertahanan Negara" yang digelar pada Rabu (20/5/2026)....

    Berita

    Baca Selengkapnya