Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Pendidikan56626 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/g13bs0zp3.html
Sebelumnya: Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
Berikutnya: Spotify Sempat Error, Kini Kembali Normal
Artikel Terkait
Amna Al Qubaisi, Pebalap Perempuan Tunggal di Porsche Carrera Cup Asia
PendidikanAmna mengaku mulai mengenal dunia balap karena ingin dekat dengan sang ayah yang juga seorang pebalap. "Saya mulai cukup terlambat, pada usia 14 tahun....
Baca SelengkapnyaDitjen Pas Konfirmasi Beasiswa S2 Ferdy Sambo dari STT Global Glow
PendidikanFerdy Sambo mengikuti program perkuliahan S2 di Sekolah Tinggi Global Glow Indonesia (STTGGI) secara daring saat menjalani hukuman di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pas, Rika Aprianti membenarkan bahwa Sambo memperoleh beasiswa dari STTGGI melalui kerja sama antara pihak kampus dengan Lapas Cibinong....
Baca Selengkapnya5 Alasan Memilih Bimbingan Konseling, Prospek Kerja Luas
PendidikanTidak sedikit yang menganggap guru BK hanyalah “polisi sekolah” yang bertugas merazia rambut panjang, menyita handphone, atau menghukum siswa terlambat. Bagi kamu yang punya empati tinggi, suka mendengarkan cerita orang lain, dan tertarik dengan dunia psikologi, kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental saat ini terus meningkat....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Duel 10 Lap Ketat Warnai Kejurnas Motoprix 2026
- Pemerintah Didorong Bertindak Bebaskan Aktivis dan Jurnalis
- 5 WNI Ditahan Israel, GPCI Minta Bantuan MPR
- KPK Diminta Transparan soal Cargo Lartas Bea Cukai
- ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
- Bamsoet Tekankan Peran Kebangsaan di HUT ke-8 Motor Besar
Artikel Terbaru
Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
Noel Ebenezer Minta Tuntutan Ringan Kasus Pemerasan K3
BCA Buka Magang Bakti 2026 untuk Lulusan SMA-S1
WNI Relawan Gaza Ditangkap Israel, TB Hasanuddin Desak Diplomasi
Persaingan Degradasi Liga Spanyol Makin Panas, Sevilla Terancam
Pelayanan Digital Kantor Imigrasi Palopo Capai 90 Persen
Tautan Sahabat
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot