Lokasi: Properti >>
Cara Baca Hasil Nilai TKA SD SMP 24 Mei 2026
Properti4363 Dilihat
RingkasanMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aan-TKA-di-di-SMP-Negeri-2-Cu.jpg)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah,pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh.
“TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib. Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi riil capaian akademik murid, sehingga perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah,” jelas Abdul Mu’ti. Asesmen ini dirancang sebagai alat pemetaan pendidikan nasional dengan tiga fungsi utama, yakni assessment of learning untuk memotret capaian belajar, assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran, dan assessment as learning yang menjadi bagian dari evaluasi pendidikan secara komprehensif.
Ujian digelar secara bertahap dalam empat gelombang dengan empat sesi di setiap gelombang, sehingga total terdapat 16 sesi ujian. Satuan pendidikan nonformal melaksanakan satu gelombang yang terdiri dari empat sesi ujian dengan pengawasan silang antar sekolah dan pemantauan. Penilaian TKA menggunakan pendekatan analisis respons yang mempertimbangkan tingkat kesulitan soal dan karakteristik jawaban peserta. Setiap jawaban siswa dianalisis pada tiap mata uji, lalu diolah menjadi skor akhir utuh untuk memetakan kemampuan akademik secara lebih adil dan informatif. Hasil nilai nantinya akan dilengkapi deskripsi capaian kompetensi peserta didik, dengan data yang diproses secara statistik untuk pemetaan kemampuan siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/g065h0f8a.html
Artikel Terkait
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
PropertiToyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....
【Properti】
Baca SelengkapnyaSurvei ACSI: Fitur AI di Smartphone Makin Diminati Pengguna
PropertiFitur AI langsung memperoleh skor tinggi sebesar 85 poin dalam survei terbaru. Skor tersebut menjadi salah satu nilai tertinggi dan sejajar dengan fungsi dasar perangkat....
【Properti】
Baca Selengkapnya3 Langkah Awal Terapkan AI untuk Pengelolaan SDM
PropertiPenerapan AI dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dinilai mampu meningkatkan efisiensi perusahaan, mulai dari mengelola data karyawan, membaca tren tenaga kerja, menganalisis performa, hingga mendukung pengambilan keputusan strategis. Namun, adopsi teknologi ini tidak selalu berjalan mulus karena banyak perusahaan masih bingung harus memulai dari mana....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- KWT Srikandi Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming
- Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
- Apple dan Intel Kembali Jalin Kerja Sama
- Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
- Akun Medsos Wajib Nomor Ponsel Demi Ruang Digital Sehat
Artikel Terbaru
Rumah Rachel Vennya-Okin, Kuasa Hukum Singgung Janji Manis
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
Tautan Sahabat
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia