Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis63695 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fzo9rt5al.html
Artikel Terkait
Ibu Ratu Sofya Tangis Minta Anak Pulang Usai 2 Tahun Kabur
BisnisRatu Sofya kini berhadapan dengan masalah hukum setelah memutuskan keluar dari rumah dan meninggalkan keluarganya. Wanita berusia 22 tahun itu sebelumnya menjadi sorotan karena curahan hatinya yang lelah bekerja sejak kecil hingga dewasa, namun semua pemasukan diatur oleh orangtuanya....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya3 Bintang Piala Dunia Pernah Bermain di Liga Indonesia
BisnisSetelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Garuda belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia, dan penantian panjang itu kembali berlanjut di edisi 2026 mendatang setelah langkah Timnas Indonesia terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Meskipun Indonesia belum mendapatkan kesempatan bersaing di level dunia, sepak bola tanah air tidak asing dengan para pemain bintang kelas global....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTaisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
BisnisTaisei Marukawa secara terbuka menyatakan kesiapannya menjalani naturalisasi dan membela Timnas Indonesia setelah memenuhi syarat tinggal di Indonesia selama lima tahun berturut-turut sejak bergabung dengan Persebaya Surabaya pada Mei 2021. Pernyataan tersebut menjadi kode keras bagi PSSI dan pelatih Timnas Indonesia untuk mempertimbangkan pemain berusia 29 tahun kelahiran Higashihiroshima, Jepang itu....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Mourinho Pindah dari Atas Lapangan ke Ruang Ganti Madrid
- Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
- Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
- Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
- Gara-gara Prancis, Dembele Akui Tak Cocok dengan Mbappe
Artikel Terbaru
Sarwendah Cuek Dituding Pesugihan di Gunung Kawi
Thom Haye Gol Indah Bawa Persib Ungguli PSM 0-1
Chelsea vs Man City Imbang 0-0, Guardiola Minta Kartu Merah
Al Nassr Gagal Juara, CR7 Tolak Medali dan Banting Papan
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Kroasia Umumkan 26 Pemain Piala Dunia 2026, Modric Kapten
Tautan Sahabat
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya