Lokasi: Teknologi >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Teknologi3168 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fxst488ex.html
Artikel Terkait
Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
TeknologiCommunity Gateway Wamena berfungsi sebagai infrastruktur gateway satelit yang menjadi titik distribusi utama konektivitas di wilayah Papua Pegunungan. Plt Direktur Utama Telkomsat, Rizal Ahmad Fauzi, menyatakan teknologi satelit memiliki keunggulan dalam menjangkau wilayah dengan kondisi geografis menantang seperti pegunungan Papua yang tidak seluruhnya dapat dijangkau jaringan terestrial....
Baca SelengkapnyaIndia Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
TeknologiMenteri Luar Negeri India menyampaikan permintaan khusus terkait konflik di Timur Tengah, sementara gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, namun pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng. Presiden AS kemudian memperpanjang gencatan senjata tersebut....
Baca SelengkapnyaKebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
TeknologiRekor suhu berpotensi kembali terpecahkan tahun ini, menyebabkan kekeringan luas sekaligus kebakaran hutan dengan dampak global yang signifikan. Para peneliti memperingatkan bahwa musim kebakaran global belum benar-benar memanas, namun awal yang sangat cepat ini, dikombinasikan dengan prakiraan cuaca ekstrem, meningkatkan risiko bencana....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 16 Maskot Piala Dunia: Willie hingga Maple, Zayu, Clutch
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
- Polisi Jepang Tangkap Dua Penyusup Kandang Monyet Viral
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
- China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
Artikel Terbaru
Offroader Kalteng Borong 5 Podium di Kejurnas Seri 2
Bea Cukai Buka 8 Poin Soal Pemeriksaan Kartu Pokemon
Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
Kode Redeem Genshin Impact 19 Mei 2026, Klaim Segera
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
Tautan Sahabat
- Prabowo Paparkan Target Ekonomi 2027 untuk Kesejahteraan Rakyat
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Indonesia Ekspor 500 Ribu Ton Beras, Malaysia Minta Rp16.000
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Promo JSM Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Fortune Rp42.900
- Multistrada Cabut PHK 103 Buruh Usai Mediasi
- Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
- Bahlil: Aturan Ekspor Satu Pintu Tak untuk Hulu Migas