Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Berita13 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fvaqithz1.html
Artikel Terkait
Iran Sampaikan 10 Tuntutan Resmi ke FIFA dan Tuan Rumah Piala Dunia
BeritaPresiden Federasi Sepak Bola Iran menyampaikan kepastian partisipasi timnya di Piala Dunia 2026 dengan mengajukan sekitar 10 tuntutan khusus kepada negara tuan rumah dan FIFA. "Namun tuan rumah Piala Dunia harus mendengar permintaan khusus kami," sambungnya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
BeritaPenerima beasiswa LPDP 2026 menjalani pembekalan unik di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada 4-9 Mei 2026, termasuk bangun pukul 04. 00 pagi, tinggal di tenda berisi 20 orang, dan pembatasan penggunaan telepon genggam....
【Berita】
Baca Selengkapnya131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
BeritaDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap skala dan kecepatan epidemi Ebola di Republik Demokratik Kongo. "Saya sangat prihatin dengan skala dan kecepatan epidemi ini," kata Ghebreyesus kepada peserta Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Selasa, sambil menyoroti jumlah kasus yang dilaporkan di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Polisi Jepang Tangkap 14 WNA, WNI Overstay Hampir 7 Tahun
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik
Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
Tautan Sahabat
- Liga Saudi Siapkan Trofi Asli untuk Al Nassr, Al Hilal Dapat KW
- Last Dance Ronaldo di Piala Dunia 2025
- Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
- Mourinho Incar Reuni dengan Dalot di Real Madrid
- Profil Sebastien Migne, Pelatih Haiti yang Belum ke Negara Asuhan
- Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
- Messi 12 Gol di MLS 2026, Tempel Ketat Puncak Top Skor
- Timnas Indonesia Hentikan China, Jepang Lawan di Final Piala Asia U17
- 16 Maskot Piala Dunia: Willie hingga Maple, Zayu, Clutch
- Gaji Mourinho vs Flick di La Liga, Barca Royal