Lokasi: Olahraga >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Olahraga2235 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fu34vy2fg.html
Artikel Terkait
Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
OlahragaPerusahaan rintisan Andon Labs melakukan eksperimen unik dengan menamai tempat barunya Andon Café, di mana manusia tetap menjadi barista yang berdiri beberapa meter dari pelanggan, menerima pesanan, dan meracik kopi seperti biasa. Hanna Petersson dari Andon Labs menjelaskan eksperimen ini bertujuan mengkaji pertanyaan etis yang muncul saat AI diberi instruksi dasar: menjalankan bisnis secara menguntungkan, bersikap baik, dan mencari cara teknis operasional sambil meminta bantuan bila diperlukan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaTrump Apresiasi Prabowo, Indonesia Masuk BoP
OlahragaMenteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan alasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengajak Presiden Indonesia dalam pertemuan pertama Board of Partners (BoP) yang digelar di Washington DC, AS, pada 19 Februari 2026 lalu. Sjafrie menjelaskan bahwa Israel meningkatkan tekanan internasional untuk melakukan upaya penyelamatan kemanusiaan dan politik di kawasan tersebut....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPrabowo soal Dolar: Politisi Gerindra Sebut Motivasi untuk Desa
OlahragaKamrussamad menilai semangat Presiden Prabowo Subianto dalam pernyataannya tentang nilai tukar rupiah adalah untuk memberi motivasi kepada para pelaku desa agar tidak terlalu khawatir terhadap gejolak ekonomi. Menurut politisi kelahiran Ma'rang, Sulawesi Selatan, 20 Juli 1974 itu, pesan presiden bertujuan mendorong optimisme, bukan sekadar menanggapi pelemahan mata uang....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
- Nadiem Jalani Operasi ke-5, Istri Mohon Doa
- Lomba Empat Pilar Kalbar Tuai Kritik, DPR Minta Diulang
- Tuntutan 128 Halaman untuk 3 TNI Pembunuh Kacab Bank BUMN
- Mahfud MD Dapat Jersey Timnas Spesial di Ultah ke-69
- Novel Baswedan: Sebut Serangan Andrie Yunus Kenakalan, Apa-apaan?
Artikel Terbaru
Jorge Martin Buru Gelar Juara MotoGP 2026, Bagnaia Ingat 2024
Pelatihan Vokasi Batch 2 Gratis Dibuka 19 Mei 2026
BPK Tegaskan Kewenangan Hitung Kerugian Negara
MPR Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat
Aktris Iran Golshifteh Farahani Diduga Terkait Tamparan ke Macron
Kakorlantas: Arus Libur Panjang Lancar, Kecelakaan Minim
Tautan Sahabat
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan