Lokasi: Pendidikan >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Pendidikan12 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fqvbangbc.html
Artikel Terkait
Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
PendidikanIdgitaf dan Dere merilis single kolaborasi bertajuk "Setengah Langit" yang langsung menjadi favorit di media sosial. Lagu ini cepat menjadi latar konten galau, lipsync, dan video estetik yang menyentuh hati banyak pendengar....
Baca SelengkapnyaBPKN Sebut Posisi Konsumen Sangat Lemah di Sidang Kuota Internet
PendidikanMahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang pengujian Undang-Undang Telekomunikasi terkait polemik tarif layanan, dengan agenda mendengar keterangan dari pihak terkait yakni Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dalam perkara nomor 273/PUU-XXIII/2025 dan 33/PUU-XXIV/2026. Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, Heru, menyatakan dalam sidang bahwa norma Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 pada dasarnya diperlukan sebagai dasar hukum pengaturan tarif telekomunikasi....
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
PendidikanNilai tukar rupiah terus melemah dan telah menyentuh level Rp 17. 500 per dolar AS, dengan potensi mencapai Rp 17....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prakiraan Cuaca Banyumas: Hujan Ringan Kamis Ini
- Emas Stabil, Tembaga Dinobatkan Logam Strategis Masa Depan
- Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- Jalan Amolame, dari Lumpur Menuju Harapan Warga
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
Artikel Terbaru
11 Bayi Dititip Bidan Sleman, Bayar Rp 50 Ribu per Hari
Purbaya Siap Jalankan Arahan Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai
BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
Promo Alfamart Indomaret 21 Mei: Sunlight Rp9.500, Rinso Rp15.900
Sertu MB Pelaku Pencabulan Bocah SD Akhirnya Tertangkap
IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
Tautan Sahabat
- Ginting Gagal Revans, Duel Saudara Hancur di Malaysia Masters 2026
- Farhan Halim Comeback, Doni Haryono Bersinar, Fahreza Absen
- Drawing Malaysia Masters 2026: Ubed vs Lakshya Sen
- Alwi Farhan Dikuatkan Indra Widjaja Usai Terpukul Thomas Cup
- Gagal di Thailand Open, Ginting Tersingkir, 6 Wakl Lolos
- Syabil Umar Basalamah Juara 1 Usai Senggolan dan Fastest
- Megawati dan Wilson Bukti Pengalaman dan Rookie Sejalan
- Raymond/Joaquin Absen Dua Turnamen demi Singapore dan Indonesia Open
- Megawati Gabung Latihan Hyundai Hillstate Juli 2025
- Pegolf Amatir Indonesia Lawan Empat Negara di Jakarta