Lokasi: Pendidikan >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Pendidikan7365 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fpf9830rr.html
Artikel Terkait
Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
PendidikanSeorang warga Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta meninggal dunia setelah dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Magelang, Minggu (23/3/2025) dini hari. Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan korban telah dilarikan ke RS Panti Rapih namun dinyatakan meninggal dunia....
Baca SelengkapnyaRetribusi Sampah Dibayar Non Tunai Cegah Kebocoran
PendidikanKepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang Glory Nasarani menegaskan temuan kebocoran retribusi sampah merupakan kejadian lama saat sistem pembayaran belum sepenuhnya non tunai. Pemerintah Kota Semarang kini telah menerapkan sistem pembayaran cashless secara penuh untuk meminimalisir potensi kebocoran....
Baca SelengkapnyaPemotor Nekat Masuk Tol, Pengejaran Libatkan Pengguna Jalan
PendidikanSeorang pengendara sepeda motor nekat masuk ke ruas Jalan Tol Batang-Semarang melalui Gerbang Tol (GT) Kandeman, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 12. 15 WIB....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
- Pembakaran Ponpes Lampung Dipicu Kembalinya Pimpinan Asusila
- Curug Cileat Subang longsor, dua wisatawan tewas
- Polisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
- Aktivis Sulsel Ditangkap Israel, Buang Ponsel ke Laut
- Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
Artikel Terbaru
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
8 Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Diduga Dibunuh OPM
Jalan Amolame, dari Lumpur Menuju Harapan Warga
Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
Bripka Arya Gugur Ditembak, Istri Kenang Sikap Romantisnya
Tautan Sahabat
- Prabowo Paparkan Kerangka RAPBN 2027, Rampai Nusantara Respons
- Purbaya Bela Ucapan Prabowo: Itu Hiburan Rakyat
- Kemendikdasmen: SE 7/2026 Tidak Pecat Guru Non-ASN
- Jaringan Narkoba Ishak Terbentuk dari Lapas, Seret AKP Deky
- Kementerian HAM: Revisi UU HAM Masih Uji Publik
- KPK Periksa 8 Pejabat RSUD Cilacap soal Dugaan Pemerasan THR
- Dokter Tifa Kritik UGM Soal Transparansi Ijazah Jokowi
- Korupsi Desa Jadi Alarm Pembenahan Pengadaan Barang LKPP
- Noel Ebenezer Minta Tuntutan Ringan Kasus Pemerasan K3
- Maxim Dorong Mobilitas Inklusif di Hari Aksesibilitas