Lokasi: Kesehatan >>
Verifikasi Rapor SPMB Jatim 2026 Dibuka Hari Ini
Kesehatan475 Dilihat
RingkasanProgram Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tata-Cara-Verifikasi-Rapor-SPMB-Jatim-2026.jpg)
Program Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan.
Pendaftaran dibagi dalam empat tahap utama secara daring. Tahap pertama untuk Jalur Domisili SMA/SMK dibuka pada 11-12 Juni 2026. Tahap kedua diperuntukkan bagi Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi Orang Tua/Wali, dan Jalur Prestasi Hasil Lomba SMA/SMK pada 17-18 Juni 2026. Tahap ketiga khusus Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA pada 24-25 Juni 2026, sedangkan Tahap keempat untuk Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi. Verifikasi rapor menjadi perhatian penting bagi calon peserta didik karena kesalahan data nilai dapat memengaruhi proses seleksi nantinya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fop5ngmf7.html
Artikel Terkait
PSG Pemanasan Sempurna Setara Laga Champions, Arsenal Jadi Sasaran
KesehatanPSG memastikan gelar juara Ligue 1 ke-12 setelah mengalahkan Lens dengan skor 0-2 berkat gol dari Khvicha Kvaratskhelia dan Ibrahim Mbaye di ujung pertandingan. Les Parisiens saat ini mengoleksi 76 poin dengan menyisakan satu pertandingan, sementara Lens yang berada di peringkat kedua memiliki 67 poin dan tidak bisa lagi mengejar perolehan angka PSG....
Baca SelengkapnyaPreeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
KesehatanTekanan darah tinggi saat kehamilan atau preeklampsia menyebabkan lebih dari 70 ribu kematian ibu dan 500 ribu kematian janin setiap tahun di dunia. Tingginya risiko tersebut mendorong edukasi mengenai preeklampsia semakin penting, terutama bagi perempuan usia produktif....
Baca SelengkapnyaIndonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
KesehatanKementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa Indonesia saat ini kesulitan dalam menyukseskan program imunisasi nasional. Berdasarkan laporan global WHO dan UNICEF tahun 2024, Indonesia berada di peringkat keenam dunia untuk kategori jumlah anak yang sama sekali belum tersentuh imunisasi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Manchester United Untung Besar dari Transfer Napoli Rp899 Miliar
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Artikel Terbaru
Al Nassr Juara Liga Arab Saudi, Akhiri Penantian 7 Tahun
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
Profil Sebastian Desabre, Pelatih Kongo di Piala Dunia 2026
BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
Tautan Sahabat
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk