Lokasi: Teknologi >>

Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 Resmi Dibuka

Teknologi114 Dilihat

RingkasanDirektorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi menyelenggarakan program nasional untuk mengatasi keterbatasan tenaga pengajar seni budaya di berbagai sekolah serta menjadi wadah pembinaan talenta muda di bidang seni. Tahun ini, program tersebut diperluas dengan dukungan 24 pemerintah daerah mitra yang berkomitmen mengembangkan ekosistem seni dan budaya di lingkungan pendidikan....

Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 Resmi Dibuka

Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi menyelenggarakan program nasional untuk mengatasi keterbatasan tenaga pengajar seni budaya di berbagai sekolah serta menjadi wadah pembinaan talenta muda di bidang seni. Tahun ini, program tersebut diperluas dengan dukungan 24 pemerintah daerah mitra yang berkomitmen mengembangkan ekosistem seni dan budaya di lingkungan pendidikan. Pemerintah menargetkan generasi muda tidak hanya mengenal seni sebagai hiburan, tetapi juga memahami nilai budaya dan identitas daerah. Kreativitas menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan kecintaan terhadap warisan bangsa.

Tags:

Artikel Terkait

  • PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19

    Teknologi

    Piala AFF U-19 resmi dijadwalkan bergulir di Sumatera Utara pada 1-14 Juni 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas lapangan dan memaksimalkan kenyamanan peserta....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya
  • Argi Gumilar Bangkit dari Pandemi Berkat KUR BRI

    Teknologi

    Argi, pemilik Minimizu Nature Art Gallery, dengan telaten merapikan plakat terrarium dan jam dinding berbahan lumut abadi di stan pameran Inabuyer B2B2G Expo 2026 di Gedung Smesco, Jakarta, pada Kamis (7/5/2026). Di balik kesuksesan produknya yang kini menembus pasar Jepang hingga Italia, tersimpan kisah pahit tentang kejatuhan bisnis penyuplai snack box yang ia rintis setahun sebelumnya....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya
  • QRIS BRI Permudah Warung Ibu Nurul Tanpa Repot Kembalian

    Teknologi

    Pedagang kaki lima Sunarsih (55) di Depok kini menyodorkan papan QR Code ke pelanggan, bukan lagi tumpukan uang kertas lusuh atau koin kembalian di meja kasirnya. Sebagai pedagang yang sudah malang melintang selama 20 tahun di dunia kuliner—mulai dari berjualan sayur keliling hingga memiliki warung—Sunarsih awalnya ragu menggunakan teknologi pembayaran digital karena menganggapnya ribet dan transaksi sah hanya ketika uang tunai berpindah tangan....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya