Lokasi: Gaya Hidup >>

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Gaya Hidup784 Dilihat

RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.

Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.

Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.

Tags:

Artikel Terkait

  • KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan

    Gaya Hidup

    Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof. Edward Omar Sharif Hiariej menyampaikan peringatan keras kepada perusahaan jasa keuangan untuk bersiap menghadapi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang mulai berlaku pada 2 Januari 2026....

    Gaya Hidup

    Baca Selengkapnya
  • Kapolri Buka Suara Jabatan Kapolda Metro Jaya Bintang Tiga

    Gaya Hidup

    Kapolri Jenderal Sigit Prabowo resmi menaikkan pangkat Kepala Polda Metro Jaya menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 38/Polri/Tahun 2026 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto. Penyesuaian pangkat ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi dan penanganan dinamika strategis di Ibu Kota Negara, menyesuaikan dengan jabatan Pangdam Jaya yang juga berpangkat Mayor Jenderal TNI....

    Gaya Hidup

    Baca Selengkapnya
  • RI Dorong Pembangunan Kota Cerdas Inklusif dan Adaptif

    Gaya Hidup

    Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Kemendagri menegaskan pengembangan smart city di Indonesia harus disesuaikan dengan karakteristik, kebutuhan, serta potensi masing-masing daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Adwil, Safrizal ZA, yang diwakili oleh Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Ditjen Bina Adwil Kemendagri, Dr....

    Gaya Hidup

    Baca Selengkapnya